Pendidikan Kesehatan Tentang Miopia Pada Remaja di Yayasan Bina Siswa Madani

Authors

  • Theophylia Melisa Manumara Institut Kesehatan Rajawali Author
  • Muhammad Deri Ramadhan Institut Kesehatan Rajawali Author
  • Nayla Chairunnisa Institut Kesehatan Rajawali Author
  • Silvi Rahmawati Institut Kesehatan Rajawali Author
  • Siva Silfiyana Aris Institut Kesehatan Rajawali Author
  • Mirna Laras Santi Institut Kesehatan Rajawali Author
  • Gilda Titin Setiasih Institut Kesehatan Rajawali Author
  • Neng Afifah Institut Kesehatan Rajawali Author
  • Zahwa Salsabila Institut Kesehatan Rajawali Author
  • Destiyani Putri Institut Kesehatan Rajawali Author

DOI:

https://doi.org/10.31004/bndxjw89

Keywords:

Miopia , Edukasi Kesehatan, Kelainan Refraksi, Remaja

Abstract

Miopia merupakan kelainan refraksi yang ditandai dengan bayangan objek jatuh di depan retina sehingga menyebabkan penglihatan jauh menjadi kabur. Prevalensi miopia cukup tinggi pada remaja usia sekolah menengah dan dipengaruhi oleh faktor genetik serta perilaku visual seperti membaca jarak dekat dan penggunaan gawai dalam waktu lama. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pencegahan miopia melalui edukasi kesehatan mata di Yayasan Bina Siswa Madani. Metode yang digunakan adalah metode edukatif 
dengan pemberian pendidikan kesehatan tentang kesehatan mata kepada 42 siswa kelas X dan XI. Evaluasi dilakukan menggunakan post-test untuk menilai tingkat pemahaman siswa setelah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa terkait miopia dan 
upaya pencegahannya, yang ditunjukkan oleh kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan post test dengan baik. Edukasi kesehatan mata terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai miopia, sehingga diharapkan dapat mendorong perilaku positif dalam menjaga kesehatan mata dan mencegah progresivitas miopia. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alvin, N. E., & Syafrini, D. (2025). Artikel Penelitian. Jurnal Perspektif, 8(1), 29–39. https://doi.org/10.24036/perspektif.v8i1.1034

Anggraini Eizky Kiki, L. R. A. P. (2022). 3511-10688-1-Pb. Menara Medika, 5(1), 1–12. https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/menaramedika/index

Ardebi Suhartiko, Fera Meliyanti, & Fera Novitry. (2024). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Miopia Pada Pasien Poli Mata 2023. Innovative: Journal Of Social Science Research, Volume 4 N, 83–95.

Bancin Dewi R. (2022). Definisi Remaja Who. Edukasi Pendidikan Kesehatan Reproduksi (Kespro) Remaja Pada Kader Posyandu Remaja Lembaga Pembinaan Khusus Kelas I Medan, 3, 103–110.

Djajanti. (2020). Kaitan Teori 1. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 1(5), 248–252.

Errors, R., Adolescents, A., & Kembangputihan, I. N. (2025). Hubungan Durasi Penggunaan Gadget Terhadap Miopia Remaja Kembangputihan Bantul 2025. 2, 34–44.

Fadhilah, S. G., & Kusmayanti, E. (2025). Efektivitas Edukasi Miopia terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Santri Pondok Pesantren Ta’mirul Islam Surakarta. Vitalitas Medis: Jurnal Kesehatan …, 2050(September). https://journal.lpkd.or.id/index.php/ViMed/article/view/2420

Hijah, S. N. (2025). Peningkatan Kualitas Penglihatan Lansia melalui Pemeriksaan Mata dan Pembagian Kacamata di Desa Aikdewa Kabupaten Lombok Timur. ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 113–122. https://doi.org/10.59632/abdiunisap.v3i1.404

Manumara, T. M., Ramadhan, M. D., Azizah, W. S., Alifia, D., Aliyah, T., Fadilah, Z. N., & Ispiyani, W. (2026). Edukasi Kesehatan Mata Untuk Pencegahan Miopia Pada Remaja di SMA Kartika XIX-2. 5(1), 216–221.

Mingming, C., Zhou, Y., Shaoli, L., Junting, L., Fangfang, C., Xinnan, Z., Yuting, G., Tao, Y., & Hao, Z. (2025). Prevalence and associated factors of myopia and axial length-related visual impairment in children and adolescents aged 4–18 years. Scientific Reports, 15(1), 1–11. https://doi.org/10.1038/s41598-025-18400-4

Putri, I. P. H. (2025). Literature Review: Diagnosis, Treatment, and Prevention of Refractive Disorders in Adolescents. Jurnal Biologi Tropis, 25(4), 4828–4832. https://doi.org/10.29303/jbt.v25i4.10178

Rahimi, M. B., Yanwirasti, Y., & Sayuti, K. (2015). Faktor-faktor yang Memengaruhi Insiden Miopia Pada Siswa Sekolah Menengah Atas di Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 4(3), 901–907. https://doi.org/10.25077/jka.v4i3.384

Simarmata, M. M., Asiyah, S., Efendi, Z., & Maryani, F. (2023). Analisis Faktor – Faktor Risiko Terjadinya Miopia Booming Pada Siswa Di Mtsn 2 Jatiasih Kota BekasI. Jurnal Mata Optik, 4(2), 12–22.

https://doi.org/10.54363/jmo.v4i2.146

Tandean, V. S., Rachman, M. J., Gondo, C. C., & Fadhilah, Y. P. (2022). Aktivitas Luar Ruangan Menghambat Pemanjangan Aksis Mata sebagai Pencegahan Miopia Progresif pada Anak. Jurnal Kedokteran Meditek, 28(2), 199–206. https://doi.org/10.36452/jkdoktmeditek.v28i2.2303

Yuliana, L. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kelelahan Mata Mahasiswa Pada Gedung G Universitas Balikpapan. Identifikasi: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja Dan Lindungan Lingkungan, 4(2), 28–42. https://doi.org/10.36277/identifikasi.v4i2.48

Downloads

Published

2026-01-31

Issue

Section

Articles