Pendidikan Kesehatan Dalam Meningkatkan Pengetahuan Siswa SMKN 1 Cisarua Tentang Pencegahan Pneumonia

Authors

  • Mokhamad Sandi Haryanto Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali Author
  • Theophylia Melisa Manumara Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali Author
  • Tiara Nur Agustin Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali Author
  • Shearlie Sriayu Diah Azahra Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali Author
  • Marcela Anggraeni Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali Author
  • Sintia Dian Ningsih Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali Author
  • Hillya Surya Afdillah Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali Author
  • Reiva Nur Ramadani Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali Author
  • Susilawati Susilawati Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali Author
  • Reggy Ramadhani Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali Author
  • Sinta Sulistiawati Program Studi Sarjana Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali Author

DOI:

https://doi.org/10.31004/kgdf2s63

Keywords:

Infeksi Pernapasan , Pencegahan, Pendidikan kesehatan , Pneumonia

Abstract

Pneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan yang sebenarnya dapat dicegah, namun masih menjadi penyebab tingginya angka morbiditas pada anak-anak dan remaja oleh karena itu, kegiatan pendidikan kesehatan yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Cisarua dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pneumonia, memperkuat kemampuan mereka dalam mengenali gejala awal, serta membentuk perilaku pencegahan yang tepat dan berkelanjutan melalui pendekatan yang interaktif dan praktis. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif untuk menyampaikan konsep dasar dan mekanisme penularan, demonstrasi etika batuk dan bersin untuk praktik langsung, serta diskusi kelompok mengenai penyebab, tanda klinis, faktor risiko, dan langkah pencegahan seperti vaksinasi, kebersihan tangan, dan ventilasi ruang; media edukasi berupa presentasi visual dan leaflet disediakan agar informasi mudah diulang di rumah dan dibagikan kepada keluarga. Evaluasi dilakukan melalui sesi tanya jawab terstruktur dan observasi keterlibatan siswa selama kegiatan, termasuk penilaian terhadap pemahaman dan praktik etika pernapasan, dan hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang pneumonia, perubahan sikap menuju perilaku hidup bersih terkait kesehatan pernapasan, serta kesiapan siswa untuk merespons gejala awal dan melakukan rujukan ke fasilitas kesehatan bila diperlukan, sehingga program ini menegaskan bahwa pendidikan berbasis sekolah merupakan strategi efektif untuk menurunkan risiko pneumonia di masyarakat dan layak dikembangkan secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

De Albuquerque Pessoa dos Santos, Y., Tomazini, B. M., dos Santos, M. H. C., de Queiroz, E. L., Pastore Júnior, L., Costa, E. L. V., & da Silva Ramos, F. J. (2025). Impact of syndromic molecular diagnostics on antimicrobial adequacy and time to therapy in critically ill patients with pneumonia: a systematic review and meta-analysis of randomized trials. Critical Care, 29(1).

https://doi.org/10.1186/s13054-025-05623-0

Handayani, R., & Pratiwi, S. (2021). Edukasi deteksi dini pneumonia balita dengan booklet ABAS di Tasikmalaya. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 210–217. https://journal.unpad.ac.id/jpkm/article/view/3456

I, K. K. R. (2018). Riset Kesehatan Dasar 2018. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC12102673/

Jaworska, N., & MacQueen, G. (2015a). Adolescence as a unique developmental period. Journal of Psychiatry and Neuroscience, 40(5), 291–293.

https://doi.org/10.1503/jpn.150268

Jitmuang, A., Puttinad, S., Hemvimol, S., Pansasiri, S., & Horthongkham, N. (2022). A multiplex pneumonia panel for diagnosis of hospital-acquired and ventilator-associated pneumonia in the era of emerging antimicrobial resistance. Frontiers in Cellular and Infection Microbiology, 12. https://doi.org/10.3389/fcimb.2022.977320

Kevat, P. M., Morpeth, M., Graham, H., & Gray, A. Z. (2022). A systematic review of the clinical features of pneumonia in children aged 5-9 years: Implications for guidelines and research. Journal of Global Health, 12.

https://doi.org/10.7189/jogh.12.10002

Khan, M., Bajwa, U., & Hussain, A. (2025a). Pneumonia: Recent updates on diagnosis and treatment. Microorganisms, 13(3), 522.

Laila Ramatillah, D., Prayoga Dimyati, B., Rosda Nur Afiyah, E., Ayu Komang Putri, I., Dwi Handini, I., Putri, L., Delpia, M., Imelda Yusa, M., Kadek Yuli Kusumawati, N., Saidah, N., Putri Andini, R., & Jumiyatul Awlia, S. (n.d.). Penyuluhan pencegahan pneumonia dan perhatian penting dalam pengobatannya pada remaja counseling on the prevention of pneumonia and important attention in its treatment in adolescents. In Pharmacy Action Journal (Vol. 4).

McMullan, B. J. (2024). Invasive fungal pneumonia and global epidemiology. Medical Mycology, 62(6).

https://doi.org/10.1093/mmy/myae038

Nurhayati, T., & Lestari, A. (2020a). Pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode diskusi kelompok terhadap perilaku pencegahan pneumonia pada ibu balita. Jurnal Dunia Keperawatan, 8(1), 45–52. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jdk/article/view/5678

Nursantika, M., Faridhan, Y. E., & Kamila, I. (2023). Analisis pengaruh faktor risiko penyakit pneumonia terhadap angka mortalitas bayi dan balita menggunakan regresi poisson dan regresi binomial negatif. 3(2), 102–111.

Ramos-Pla, A., & Fornons Casol, L. (2025). Health Education in Early Childhood Education: A Systematic Review of the Literature. In Societies (Vol. 15, Issue 4). Multidisciplinary Digital Publishing Institute (MDPI). https://doi.org/10.3390/soc15040106

Rezeki, S., Wisudariani, E., Sitanggang, H. D., Nasution, H. S., & Fitri, A. (2025). Determinan Kejadian Pneumonia pada Balita (0-59) Bulan di Provinsi Jawa barat Tahun 2023 (Analisis Data SKI 2023). Jurnal Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 4(3), 495–512. https://doi.org/10.55606/klinik.v4i3.4801

Safitri, R. N., Rahman, H. F., Junnatul, M., Heru, A., Program, ), Keperawatan, S. S., Kesehatan, F., & Jadid, N. (2024). Pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media audio visual terhadap pengetahuan sikap dan tindakan pada santri penderita ispa di pondok pesantren nurul jadid. Indonesian Journal of Science, 1(3).

Sari, D. P., & Widyaningsih, R. (2019a). Efektivitas metode ceramah dan buzz group terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang pencegahan pneumonia balita. Jurnal Keperawatan Diponegoro, 7(2), 115–122. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jkd/article/view/24567

Schultz, M. J. (2022). Viral pneumonia in adults: Pathogenesis and clinical features. The Lancet Respiratory Medicine, 10(6), 573–589.

https://doi.org/10.1016/S2213-2600(22)00092-5

Unicef. (2019). Fighting for breath call to action End childhood pneumonia deaths.

Vulpie, S., Licker, M., Izmendi, O., Muntean, D., Lungeanu, D., Zembrod, B. S., Hancu, I. M., Bedreag, O., Sandesc, D., Jumanca, R., & Baditoiu, L. M. (2025). Rapid Syndromic Testing: A Key Strategy for Antibiotic Stewardship in ICU Patients with Pneumonia. Antibiotics, 14(5). https://doi.org/10.3390/antibiotics14050426

Wang, S. (2023). Prevalence of atypical pathogens in severe pneumonia: A meta-analysis. BMC Infectious Diseases, 23, 245.

https://doi.org/10.1186/s12879-023-08118-7

Wunderink, R. G., & Waterer, G. (2023). Community-acquired pneumonia. New England Journal of Medicine, 388, 36–48.

https://doi.org/10.1056/NEJMra2209233

Downloads

Published

2025-12-22

Issue

Section

Articles