Co-design Deep Assessment sebagai Inovasi Kolaboratif untuk Tingkatkan Kompetensi Guru Bahasa Indonesia

Authors

  • Ari Kartini Institut Pendidikan Indonesia Author
  • Umi Kulsum Institut Pendidikan Indonesia Author
  • Didin Sahidin Institut Pendidikan Indonesia Translator
  • Selvi Nurul Hidayati Institut Pendidikan Indonesia Translator
  • Malika Nur Utami Institut Pendidikan Indonesia Translator

DOI:

https://doi.org/10.31004/k77pcb80

Keywords:

co-design, penilaian mendalam, inovasi kolaboratif, kompetensi guru , Bahasa Indonesia

Abstract

Kesulitan dalam merancang dan mengimplementasikan penilaian mendalam yang autentik dan berorientasi pada keterampilan abad ke-21 masih dialami oleh sebagian besar guru Bahasa Indonesia SMA. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru Bahasa Indonesia SMA dalam mengimplementasikan penilaian mendalam melalui model co-design yang menekankan inovasi kolaboratif antara dosen dan guru. Kegiatan melibatkan 80 guru anggota MGMP Bahasa Indonesia di Kabupaten Garut. Metode yang digunakan berupa lokakarya dan pendampingan, mencakup penguatan konsep, pengembangan instrumen, simulasi, dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru merancang instrumen penilaian autentik seperti rubrik analitis, portofolio, dan proyek, yang dibuktikan dengan perbedaan hasil pre-test dan post-test. Guru juga menyatakan kepuasan tinggi terhadap pelatihan serta melaporkan pengalaman positif dalam perancangan kolaboratif. Inovasi ini membuktikan bahwa co-design penilaian mendalam dapat menjadi model berkelanjutan untuk memperkuat kompetensi guru serta menumbuhkan kemandirian dan berpikir kritis siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, N., Hidayah, N., & Rahman, A. (2022). Implementasi penilaian autentik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(2), 145–158.

Alamin, M., Suryana, D., & Nurhayati, R. (2023). Kebijakan dan implementasi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Jurnal Kebijakan Pendidikan Nasional, 5(1), 32–47.

Alfiana, D. (2021). Penggunaan penilaian autentik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Jurnal Edukasi dan Pembelajaran, 9(1), 11–22.

Argote, L. (2012). Organizational learning: Creating, retaining, and transferring knowledge. Springer.

Biggs, J., & Tang, C. (2011). Teaching for quality learning at university: What the student does. McGraw-Hill Education.

Darwin, A., Boeriswati, E., & Murtadho, M. (2023). Efektivitas pelatihan co-design dalam peningkatan kompetensi guru Bahasa Indonesia. Jurnal Pengabdian dan Pendidikan Inovatif, 5(2), 120–134.

Dewi, A. P., Nugraha, R., & Lestari, D. (2020). Kolaborasi dosen dan guru dalam pengembangan profesionalisme pendidik melalui kegiatan pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan, 2(3), 198–208.

Fatimah, N., & Adawiah, R. (2022). Tantangan implementasi penilaian autentik dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(2), 77–89.

Fullan, M. (2018). The principal: Three keys to maximizing impact. Jossey-Bass.

Halik, A., Suryadi, E., & Lestari, R. (2022). Pelatihan co-design untuk guru dalam mengembangkan penilaian autentik. Jurnal Peningkatan Mutu Pendidikan, 10(1), 21–33.

Hamida, L., Utami, S., & Rahmah, D. (2024). Implementasi asesmen formatif dalam Kurikulum Merdeka: Tantangan dan peluang. Jurnal Pendidikan dan Evaluasi, 8(1), 55–70.

Melawati, S., Rochmiyati, & Nurhanurawati. (2022). Peningkatan kemampuan berpikir kritis melalui pengembangan asesmen HOTS di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Inovatif, 6(3), 244–256.

Nanti, R., & Fadriati, E. (2023). Pengembangan kompetensi guru melalui pelatihan penilaian autentik di era Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Profesional, 9(2), 113–124.

Putri, M. (2023). Evaluasi implementasi penilaian autentik pada guru SMA di Indonesia. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 5(2), 61–74.

Rahmah, D., Santosa, H., & Yusuf, A. (2023). Kesiapan guru dalam mengimplementasikan penilaian mendalam di sekolah menengah. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 7(1), 70–82.

Rahmah, D., & Cahyadi, Y. (2024). Efektivitas pendampingan berkelanjutan terhadap peningkatan kompetensi guru bahasa. Jurnal Pengembangan Pendidikan, 8(1), 90–104.

Rokhmah, L., Pratiwi, S., & Hasanah, N. (2022). Pengaruh pelatihan terhadap peningkatan kompetensi guru dalam penilaian autentik. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 11(4), 345–359.

Safitri, D., & Damaianti, V. (2021). Penilaian autentik dalam pembelajaran bahasa: Teori dan praktik. Jurnal Bahasa dan Sastra, 8(2), 133–145.

Sesrita, D., & Marlina, M. (2023). Hambatan guru dalam menerapkan penilaian autentik di sekolah menengah. Jurnal Pedagogik Indonesia, 5(1), 41–56.

Sudirman, A., Wulandari, N., & Hidayat, T. (2022). Peran MGMP dalam peningkatan profesionalisme guru Bahasa Indonesia. Jurnal Komunitas Pendidikan, 9(2), 211–226.

Syam, R., Puspita, N., & Handayani, T. (2024). Asesmen otentik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA: Sebuah pendekatan kontekstual. Jurnal Bahasa dan Sastra Pendidikan, 10(1), 45–58.

Umiyati, E., Rachman, A., & Zubaidah, T. (2024). Kurikulum Merdeka dan asesmen autentik: Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran abad 21. Jurnal Inovasi Pendidikan Indonesia, 12(1), 1–14.

Waskito, H., Prabowo, D., & Nurhayati, S. (2021). Hambatan guru dalam penerapan penilaian otentik di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 11(3), 233–247.

Wati, D., Hidayat, R., & Munandar, I. (2023). Optimalisasi MGMP sebagai komunitas belajar profesional guru. Jurnal Peningkatan Mutu Pendidikan Indonesia, 4(1), 77–89.

Witjaksono, R. (2019). Model pelatihan partisipatif untuk peningkatan kompetensi guru. Jurnal Pendidikan dan Pelatihan Guru, 5(2), 67–80.*

Downloads

Published

2025-12-21

Issue

Section

Articles