Sosialisasi Sistem Aquaponik sebagai Langkah Menuju Kemandirian Pangan Masyarakat Desa Grabagan, Tulangan-Sidoarjo
DOI:
https://doi.org/10.31004/qnh7bk81Keywords:
Aquaponik, City Farming, Gizi Keluarga, Ketahanan Pangan, KKNAbstract
Ketahanan pangan merupakan isu strategis nasional yang menuntut inovasi berbasis city farming untuk menjawab tantangan keterbatasan lahan, fluktuasi harga, dan kebutuhan gizi keluarga. Salah satu inovasi yang relevan adalah aquaponik, yakni integrasi akuakultur dan hidroponik dalam satu sistem yang hemat air, ramah lingkungan, dan menghasilkan panen ganda berupa ikan serta sayuran. Kegiatan sosialisasi aquaponik ini dilaksanakan oleh tim KKN Universitas PGRI Adi Buana Surabaya di Desa Grabagan, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang alternatif pemenuhan pangan sehat berbasis city farming. Metode kegiatan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi, dan praktik instalasi aquaponik menggunakan bak berkapasitas 60 liter dengan ikan lele serta tanaman sayuran daun. Kegiatan diikuti oleh 25 peserta yang seluruhnya merupakan ibu rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat kehadiran 100%, dengan 72% peserta terlibat langsung dalam praktik instalasi, serta antusiasme tinggi berupa pertanyaan teknis mengenai pemilihan ikan, media tanam, hingga waktu panen. Hasil ini memperlihatkan bahwa aquaponik dapat diterima masyarakat desa sebagai inovasi sederhana namun berdampak nyata bagi ketahanan pangan keluarga. Dengan demikian, kegiatan ini mendukung tema KKN 2025 “Penguatan Ketahanan Pangan Berbasis City Farming Menuju Kemandirian Pangan Komunitas Mendukung ASTA Cita” sekaligus berkontribusi pada program ketahanan pangan nasional.
Downloads
References
A. Bahri et al., “Increasing community food security through aquaponic and aeroponic cultivation,” Journal of Community Service and Empowerment, vol. 3, no. 3, pp. 122–131, Dec. 2022, doi: 10.22219/jcse. v3i3.22806.
I. Karina, B. Ikhlas, I. Desmiati, and S. Aisyah, “ANALYSIS OF THE EFFECTIVENESS OF FISH FARMING IN BUCKETS (BUDIKDAMBER) AS A SOLUTION TO IMPROVE FOOD INDEPENDENCE IN URBAN AREAS,” PROCEEDING Al Ghazali Internasional Conference, vol. 1, Dec. 2024.
W. R. Wati and N. H. Purnomo, “TINGKAT KUALITAS LAHAN PERTANIAN SEBAGAI KAWASAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN (KP2B) DI KABUPATEN SIDOARJO PROVINSI JAWA TIMUR,” Swara Bhumi Jurnal Pendidikan Geografi, vol. 1, no. 1, pp. 1–7, Jan. 2020, Accessed: Sep. 28, 2025. [Online]. Available: https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/swara- bhumi/article/view/31612
I. Setiawan and D. Kusbiantoro, “Bupati Muhdlor ajak warga perkotaan manfaatkan lahan untuk ‘urban farming,’” ANTARA JATIM News https://jatim.antaranews.com/berita/588809/bupati- muhdlor-ajak-warga-perkotaan-manfaatkan-lahan- untuk-urban-farming?utm_source=chatgpt.com.
I. Umarie et al., “Pakcoy (Brassica rapa L.) Aquaponik: Inovasi Urban Farming Menuju Ketahanan Pangan Kota Berkelanjutan,” Agritrop: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Sciences), vol. 23, Jun. 2025, [Online]. Available: http://jurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/AGRITRO P
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hanim Faizah, Balinda Nariswati, Muhammad Naufal Azrul Nizam, Dewi Sinta Dwi Salsabila, Sesariana Barek Masan, Maria Eufrasania Jamon, Muhammad Veri Asfihany, Robby Edu Ardiansyah, Nanda Azmy Yustika, Antonia Risnawati Nini Helan, Gravelin Santia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












