Edukasi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) dan Kombinasi dengan Terapi Nafas Dalam terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post Operasi Fraktur Ekstremitas di RSUD Karsa Husada Batu
DOI:
https://doi.org/10.31004/7q8ahr35Keywords:
Nyeri Post Operasi, Fraktur Ekstremitas, SEFT, Terapi Nafas DalamAbstract
Nyeri pasca operasi fraktur ekstremitas merupakan masalah umum yang dapat menghambat proses pemulihan pasien. Teknik pengelolaan nyeri non-farmakologis seperti Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) dan terapi napas dalam mulai banyak diterapkan untuk mengurangi intensitas nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas SEFT dan kombinasi SEFT dengan terapi napas dalam terhadap penurunan nyeri pada pasien post operasi fraktur ekstremitas di RSUD Karsa Husada Batu. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan pendekatan pretest-posttest dengan dua kelompok intervensi. Jumlah sampel sebanyak 32 responden yang dibagi secara purposive ke dalam dua kelompok, masing-masing 16 orang. Pengukuran nyeri dilakukan menggunakan skala Numeric Rating Scale (NRS). Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney menunjukkan bahwa baik SEFT maupun kombinasi SEFT dengan terapi napas dalam efektif menurunkan nyeri secara signifikan (p < 0,05). Namun, terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, di mana kombinasi SEFT dan terapi napas dalam menunjukkan penurunan nyeri yang lebih besar dibanding SEFT saja (p < 0,05). Kombinasi SEFT dan terapi napas dalam lebih efektif dan disarankan untuk diterapkan sebagai terapi komplementer dalam manajemen nyeri pasca operasi.
Downloads
References
Amir, A., & Rantesigi, N. (2021). Pengaruh Aromaterapi Lemon dan Guided Imagery Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Dengan Fraktur Ekstremitas. Madago Nursing Journal, 2(1), 9–14. https://doi.org/10.33860/mnj.v2i1.441
Annuar, K., & Saadah, N. (2022). Terapi Seft (Spiritual Emotional Freedom Technique) Untuk Mengatasi Kecemasan Belajar Siswa: Volume 3 No 2 Juli 2022. Counselia; Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam, 3(2), 29–40.
Asmadi. (2008). Teknik Prosedural Keperawatan : Konsep dan Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien (Haroen Hartiah, Ed.). Salemba Medika.
Cohen, M., Quintner, J., & Van Rysewyk, S. (2018). Reconsidering the International Association for the study of pain definition of pain. Pain Reports, 3(2). https://doi.org/10.1097/PR9.0000000000000634
Eugenia, M., Dewi, D. A. M. S., Senapathi, T. G. A., & Wiryana, I. M. (2022). Karakteristik Nyeri Pasca-Operasi Ortopedi Di Rsup Sanglah Periode Oktober-Desember 2020. E-Jurnal Medika Udayana, 11(10), 40. https://doi.org/10.24843/MU.2022.V11.i10.P07
Fajriningtyas, M., Sugiarto, & Lestari Siti. (2023). Pengaruh Kombinasi Terapi Relaksasi Nafas Dalam Dan Kompres Dingin Dengan Cold Pack Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien Close Fraktur Ekstremitas Atas. Jurnal Perawat Indonesia, 7(2), 1322–1329.
Gan, T. J. (2017). Poorly controlled postoperative pain: Prevalence, consequences, and prevention. In Journal of Pain Research (Vol. 10, pp. 2287–2298). Dove Medical Press Ltd. https://doi.org/10.2147/JPR.S144066
Herawati, V. D., & Indriyati. (2023). Pengaruh Rom Exercise Aktif pada Pasien Post Operasi Fraktur Ekstremitas Bawah terhadap Lama Hari Rawat. TRIAGE: Jurnal Ilmu Keperawatan, 10(1), 12–16.
Herien, Y. (2024). Terapi Relaksasi Untuk Mengatasi Berbagai Masalah Keperawatan. Eurika Media Aksara.
Hurmaryanto, F. O. (2019). Pengaruh Faktor Status Sosioekonomi Terhadap Pemilihan Penanganan Pasien Patah Tulang Tertutup Komplit Di Rsud Raden Mattaher Jambi. JMJ, 7(2), 215–224.
Igiany, P. D. (2018). Perbedaan Nyeri Pada Pasien Pasca Bedah Fraktur Ekstremitas Sebelum Dan Sesudah Dilakukan Teknik Relaksasi Napas Dalam. Jurnal Manajemen Informasi Dan Administrasi Kesehatan, 1(1).
Ignatavicius, D. D. (2020). Developing Clinical Judgment: for Professional Nursing and the Next-Generation NCLEX-RN® Examination. Elsevier Health Sciences.
Ina Nurul rahmawati. (2024). Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Fraktur. In Jurnal Ilmiah Wijaya (Vol. 16, Issue 1). www.jurnalwijaya.com;
Iyer, A., Mitra, S., & Dabadghav, R. (2020). The Effect of Rhythmic Deep Breathing on Pain and Anxiety in Patients with Burns. Indian Journal of Burns, 28(1), 74–78. https://doi.org/10.4103/ijb.ijb_5_20
Mulianda, D., Rahmanti, A., & Alysa Tiara. (2022). Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post Operasi. JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA, 7(2), 72–81. https://doi.org/10.55606/sisthana.v7i2.126
Mulianda, D., Rahmanti, A., & Tiara, A. (2022). Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post Operasi. Jurnal Keperawatan Sisthana, 7(2), 72–81.
Mulianda, D., & Ropyanto, C. B. (2024). Effect of Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) on Pain During the COVID-19 Pandemic. Scripta Medica, 55(5), 583–589.
Mulyani, S. R. (2021). Metodologi Kegiatan. Widina Bhakti Persada Bandung.
Novieastari, E., Ibrahim, K., Deswani, & Ramdaniati, S. (2020). Dasar-Dasar Keperawatan. Singapore: Elsevier.
Novitayanti, E. (2023). Hubungan Jenis Kelamin Dengan Skala Nyeri Pada Pasien Gastritis. Infokes: Jurnal Ilmiah Rekam Medis Dan Informatika Kesehatan, 13(1), 31–34.
Nurhayati, Marianthi, D., Desiana, & Maulita, R. (2022). Pemberian Relaksasi Benson Terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post Operasi Fraktur Femur Di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Banda Aceh. Jurnal Keperawatan , 1(1), 43–53. http://jourkep.jurkeppoltekkesaceh.ac.id/index.php/jourkep
Nurjanah, D. S., Chodijah, S., Nurhazizah, A., & Ushuluddin, F. (2022). Terapi Seft (Spiritual Emotional Freedom Technique) Untuk Melepaskan Emosi Negatif Pada Remaja.
Patriyani, R. E. H., & Sulistyowati, D. (2020). Menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi melalui SEFT. Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 9–17.
Permana, O., Nurchayati, S., & Herlina. (2015). Pengaruh Range of Motion (Rom) Terhadap Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Fraktur Ekstremitas Bawah. In Jom (Vol. 2, Issue2).
Potter, P. A., Perry, A. G., Stockert, P. A., & Hall, A. (2019). Fundamentals of Nursing Vol 2-9th Indonesian edition: Fundamentals of Nursing Vol 2-9th Indonesian edition. Elsevier Health Sciences.
Prabawa, R. S., & Purwaningsih, I. (2022). Implementasi Terapi Relaksasi Nafas Dalam Untuk Penurunan Nyeri Pada Pasien Fraktur Post Operasi. SBY Proceedings, 1(1), 384–394.
Prayoga, F. R., & Listrikawati, M. (2023). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Post Op Fraktur Ekstremitas Atas: Nyeri Akut Dengan Intervensi Range Of Motion (ROM).
Putriyanda, N., & Mangara, A. (2024). Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri pada Klien Post Operasi Fraktur Femur. Science: Indonesian Journal of Science, 1(3), 360–367. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/science.v1i3.56
Rachmanto, T. A., & Pohan, V. Y. (2021). Terapi spiritual emotional freedom technique (SEFT) terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Ners Muda, 2(3), 100.
Rohmah, N. (2018). Diagnosis Dan Tindakan Keperawatan Pada Kasus Orthopedi Dan Traumatologi Berbasis Nursing Intervention Classification.
Rohyani, D., & Millya, H. (2021). The Effect of Relaxation Techniques and Distraction Techniques on Reducing Pain Scale in Postoperative Patients at UKI Hospital East Jakarta in 2020. Journal Educational of Nursing (Jen), 4(2), 98–107.
Safitri, A. W., & Machmudah, M. (2021). Penurunan Nyeri dengan Intervensi Kombinasi Terapi Relaksasi Pernafasan dan Terapi SEFT pada Pasien dengan Kanker Servik Stadium IIIB. Holistic Nursing Care Approach, 1(1), 1. https://doi.org/10.26714/hnca.v1i1.8252
Susanto, M. A. (2020a). Efektivitas Terapi SEFT Terhadap Nyeri Post Op Laparatomy di Ruang Bedah RSI Agung Semarang. Medica Hospitalia: Journal of Clinical Medicine, 7(1), 59–63.
Susanto, M. A. (2020b). Efektivitas Terapi SEFT Terhadap Nyeri Post Op Laparatomy di Ruang Bedah RSI Agung Semarang. Medica Hospitalia: Journal of Clinical Medicine, 7(1), 59–63.
Suwahyu, R., Sahputra, R. E., & Fatmadona, R. (2021). Systematic Review: Penurunan Nyeri pada Pasien Pasca Operasi Fraktur melalui Penggunaan Teknik Napas Dalam. Jurnal Ilmiah Permas:Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 11(1), 193–206.
Suwandono, B. S., Lucas Meliala, & Sudadi. (2017). Buku Ajar Nyeri. Perkumpulan Nyeri Indonesia.
Utami, S. (2016). Efektifitas relaksasi napas dalam dan distraksi dengan latihan 5 jari terhadap nyeri post laparatomi. Jurnal Keperawatan Jiwa, 4(1), 61–73.
Wahyuni, T. D. (2021). Asuhan Keperawatan Gangguan Sistem Muskuloskeletal (M. Nasrudin, Ed.). PT. Nasya Expanding Management.
Wayan, N., Amanupunnyo, N. A., & Iyam Manueke. (2023). Manajemen Nyeri. PT Media Pustaka Indo. www.mediapustakaindo.com
Yaban, Z. S. (2019). Usage of Non-Pharmacologic Methods on Postoperative Pain Management by Nurses: Sample of Turkey. In International Journal of Caring Sciences (Vol. 12). https://doi.org/https://doi.org/10.4103/2230- 8598.151234
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Balqis Iftitania Pasha, Supono, Tri Nataliswati, Erlina Suci Astuti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












