PKM “Senja Berganti” Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Sejak Remaja

Authors

  • Dani Prastiwi Universitas Pekalongan Author
  • Dewi Nugraheni Restu Mastuti Universitas Pekalongan Author
  • Remilda Armika Vianti Universitas Pekalongan Author
  • M. Adnan Firdaus Universitas Pekalongan Author
  • Indi Laudya Margarettha Universitas Pekalongan Author
  • Dicky Aditia Saputra Universitas Pekalongan Author

DOI:

https://doi.org/10.31004/xtjjx508

Keywords:

Edukasi, Pencegahan, Remaja, Stunting

Abstract

Stunting didefinisikan sebagai kondisi status gizi balita yang memiliki panjang atau tinggi badan yang tergolong kurang jika dibandingkan dengan umur dimana pengukuran dilakukan menggunakan standar petumbuhan anak dari WHO, yaitu dengan interpretasi stunting jika lebih dari minus dua standar deviasi median (Widanti, 2016). Stunting patut mendapat perhatian lebih karena dapat berdampak pada tumbuh kembang anak, terutama risiko gangguan perkembangan fisik dan kognitif apabila tidak segera ditangani dengan baik (Angraini et al., 2021). Prevalensi kejadian stunting di Kota Pekalongan tahun 2024 sebesar 17,68%. Pemerintah Kota Pekalongan menargetkan penurunan lebih lanjut hingga mencapai 12%. Intervensi untuk mencegah terjadinya peningkatan prevalensi stunting dapat dilakukan pada siklus daur hidup di tahap remaja. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi sejak dini, agar remaja memiliki persiapan sebagai calon ibu. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan di MAN 1 Kota Pekalongan dengan melibatkan 48 remaja putri. Peningkatan pengetahuan remaja akan dilakukan dengan pendekatan studi kasus, diskusi kelompok, ceramah dan simulasi. Hasil: Terjadi peningkatan skor pengetahuan 40,89 antara sebelum dan sesudah pemberian edukasi. Simpulan: Edukasi sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang stunting.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Angraini, W., Amin, M., Pratiwi, B. A., Febriawati, H., & Yanuarti, R. (2021). Pengetahuan Ibu, Akses Air Bersih Dan Diare Dengan Stunting Di Puskesmas Aturan Mumpo Bengkulu Tengah. Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa, 8(2), 92. https://doi.org/10.29406/jkmk.v8i2.2816

Asikin, A. M., & Nurfaidah, N. (2024). Pengaruh Edukasi Anemia Serta Pemberian Tablet Tambah Darah (Ttd) Kepada Remaja Putri Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Stunting. Jurnal Berita Kesehatan, 17(2), 43–47. https://doi.org/10.58294/jbk.v17i2.195

Cetin, I., Berti, C., & Calabrese, S. (2009). Role of micronutrients in the periconceptional period. Human Reproduction Update, 16(1), 80–95. https://doi.org/10.1093/humupd/dmp025

Etrawati, F., Ermi, N., & Anggraini, R. (2025). Edukasi Berbasis Sekolah untuk Meningkatkan Pengetahuan Remaja Putri tentang Pencegahan Stunting dan Anemia. 14(2), 2149–2157.

Kementerian Sekretariat Negara RI. (2025). Prevalensi Stunting Indonesia Turun ke 19,8%. Https://Stunting.Go.Id/Prevalensi-Stunting-Indonesia-Turun-Ke-198/.

Muchtar, F., Rejeki, S., Elvira, I., & Hastian, H. (2023). Edukasi Pengenalan Stunting Pada Remaja Putri. Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi, 2(2), 138–144. https://doi.org/10.34312/ljpmt.v2i2.21400

Noviasty, R., Indriani, M., Rahayu, F., & Firdaus. (2020). Eduwhap Remaja Siap Cegah Stunting dalam Wadah Kumpulan Sharing Remaja. Logista Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 494–501.

Ragita, S. P., & Fardana N., N. A. (2021). Pengaruh Keterlibatan Ayah Dalam Pengasuhan Terhadap Kematangan Emosi Pada Remaja. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental (BRPKM), 1(1), 417–424. https://doi.org/10.20473/brpkm.v1i1.24951

Rokhmayanti, R., Astuti, D. F., Hastuti, S. K. W., & Martini, T. (2023). Education Education on the Role of the Young Generation in Stunting Prevention, Small Steps for a Big Impact in Reducing Stunting Incidence: Edukasi Pentingnya Peran Remaja dalam Pencegahan Stunting di Patehan, Kraton, Kota Yogyakarta. Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health Services), 3(1), 8–14. https://jurnal.htp.ac.id/index.php/jpkk

Rusilanti, & Riska, N. (2021). Pengaruh Pelatihan Tentang Pemilihan Makanan Sehat Untuk Mencegah Terjadinya Stunting Melalui Edukasi Gizi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri. JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga Dan Pendidikan), 8(02), 175–185. https://doi.org/10.21009/jkkp.082.06

Tasya Alifia Izzani, Selva Octaria, & Linda Linda. (2024). Perkembangan Masa Remaja. JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora, 3(2), 259–273. https://doi.org/10.56910/jispendiora.v3i2.1578

Vivatkusol Tada, Thavaramara Thaovalai, & Phaloprakarn Chadakarn. (2017). Inappropriate gestational weight gain among teenage pregnant. International Journal of Women’s Health, 9, 347–352. https://www.tandfonline.com/doi/epdf/10.2147/IJWH.S128941?needAccess=true

Widanti, Y. A. (2016). Prevalensi, Faktor Risiko, dan Dampak Stunting pada Anak Usia Sekolah. Jurnal Teknologi Dan Industri Pangan, 1(1), 23–28.

Zakiyanpri, W., Lailiyah, S., Armando, G., Salsabila, R., Theresa, S., Anggita, P., Arofatus, A., Silmi, A. Z., Rahma, N., & Salsabila, D. (2024). Edukasi kepada Remaja untuk Mencegah Terjadinya Stunting dari Faktor Kesehatan saat Masa Remaja di SMAN 1 Banyuwangi. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 4(3), 603–610. https://doi.org/10.54082/jamsi.1151

Downloads

Published

2025-10-31

Issue

Section

Articles