Sosialisasi Perencanaan Evaluasi Public Private Mix Penguatan Komitmen Penanggulangan Tuberkulosis di Kudus
DOI:
https://doi.org/10.31004/k4yavv86Keywords:
Pencegahan , komitmen_bersama, TuberkulosisAbstract
Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit menular yang menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Indonesia merupakan negara penyumbang kasus Tuberkulosis terbesar kedua di dunia setelah India. Kasus TBC di Indonesia mengalami peningkatan salah satunya di kabupaten Kudus. Komitmen global dan nasional dalam penanggulangan Tuberkulosis dituangkan dalam Strategi End TB yang menargetkan penurunan kematian akibat Tuberkulosis sebesar 90% pada tahun 2030. Untuk mewujudkan visi tersebut, perlu adanya komitmen dari seluruh pemangku kepentingan dalam penanggulangan TBC di kabupaten Kudus. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan sosialisasi tentang perencanaan evaluasi bagi dokter, perawat dan tenaga kesehatan lainnya yang berperan dalam penanggulangan TBC di kabupaten Kudus dalam memperkuat komitmen program penanggulangan TBC. Hasil setelah dilakukan sosialisasi kepada tenaga kesehatan di kabupaten Kudus yaitu peserta dapat memperkuat komitmen tenaga kesehatan dalam meningkatkan penanggulangan TBC di kabupaten Kudus.
Downloads
References
Adhanty, S. (2023). Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Tuberkulosis dan Faktor- Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Tuberkulosis dan Faktor- Faktor yang Mempengaruhinya : Tinjauan Sistematis. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 7(1). https://doi.org/10.7454/epidkes.v7i1.6571
Andri, J., Febriawati, H., Randi, Y., J, H., & Setyawati, A. D. (2020). Penatalaksanaan Pengobatan Tuberculosis Paru. Jurnal Kesmas Asclepius, 2, 73–80. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.31539/jka.v2i2.1396 PENATALAKSANA
BPS, B. P. S. P. J. T. (2023). Kasus Penyakit Menurut Kabupaten_Kota dan Jenis Penyakit di Provinsi Jawa Tengah 2023 (p. 1).
Fitri, L. D., Marlindawani, J., & Purba, A. (2018). Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Tuberkulosis Paru. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 07(01), 33–42.
Nopita, E., Suryani, L., & Siringoringo, H. E. (2023). Analisis Kejadian Tuberkulosis ( TB ) Paru. 6(1). https://doi.org/10.32524/jksp.v6i1.827
Pralambang, S. D., & Setiawan, S. (2021). Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis di Indonesia Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis di Indonesia Risk Factors for Tuberculosis Incidence in Indonesia. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, Dan Informatika Kesehatan, 2(1). https://doi.org/10.7454/bikfokes.v2i1.1023
Pramono, J. S. (2021). Tinjauan literatur : faktor risiko peningkatan angka insidensi tuberkulosis. Jurnal Ilmiah Pannmed (Pharmacyst, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dental Hygiene), 16(1), 106–113.
WHO. (2017). Global Tuberculosis Report 2017: Leave no one behind - Unite to end TB. In WHO - Technical Report Series;727. https://doi.org/10.1001/jama.2014.11450
WHO. (2022). Global tuberculosis report 2022. In W. H. organization; 2022 (Ed.), Global tuberculosis report 2022. Geneva: World Health organization; 2022. licence: cc bY-Nc-sa 3.0 iGo. (Global tub, Vol. 6, Issue Global tuberculosis report 2022). cc bY-Nc-sa 3.0 iGo. https://doi.org/https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/3.0/igo)
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Arief Adi Saputro, Arina Lis Sa’adah, Navira Septiana Ulfa, Nindy Tanaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












