Penguatan Kapasitas Guru PAUD Melalui Risk-Aware Playmaker Training dalam Pengembangan Media Digital Mitigasi Bencana

Authors

  • Windi Utama PG PAUD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Yogyakarta Author
  • Yanuar Bagas Arwansyah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Yogyakarta Author
  • Bayu Ananto Wibowo Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Yogyakarta Author
  • Hervina Kusuma Wardani PG PAUD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Yogyakarta Author
  • Mellysa Putri Dwi Yanti PG PAUD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Yogyakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.31004/n519mz15

Keywords:

Mitigasi bencana, Anak usia dini, Media digital, Pelatihan guru

Abstract

Kabupaten Bantul merupakan wilayah rawan bencana, seperti gempa bumi, tsunami, banjir rob, abrasi pantai, dan angin kencang. Namun, kesadaran kebencanaan di tingkat anak usia dini masih rendah, terutama karena terbatasnya pengetahuan pendidik PAUD dalam mengintegrasikan mitigasi bencana ke dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pendidik PAUD melalui Risk-Aware Playmaker Training, yang berfokus pada pelatihan pedagogi dan pengembangan media digital mitigasi bencana untuk anak usia dini. Metode pelaksanaan meliputi empat tahap, yaitu: (1) kunjungan kemitraan dan Focus Group Discussion (FGD) untuk menggali kebutuhan sekolah; (2) lokakarya pedagogi serta penyusunan peta konsep pembelajaran mitigasi bencana; (3) pelatihan pengembangan media digital interaktif, seperti aplikasi edukatif, video pendek, dan animasi berbasis mitigasi bencana; serta (4) pendampingan, monitoring, dan evaluasi implementasi pembelajaran di kelas. Hasil program menunjukkan bahwa guru PAUD memperoleh peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam merancang serta mengintegrasikan materi mitigasi bencana melalui pendekatan bermain yang sesuai dengan karakteristik anak. Anak-anak juga mulai mengenali tanda-tanda bencana, rute evakuasi, dan peran profesi penyelamat secara menyenangkan tanpa rasa takut. Selain meningkatkan kapasitas guru, program ini turut mendorong terbentuknya jejaring antar-PAUD untuk berbagi praktik baik serta menjadi rujukan bagi pengembangan kebijakan lokal terkait pendidikan tanggap bencana. Dengan demikian, Risk-Aware Playmaker Training mampu menjadi solusi berkelanjutan untuk menumbuhkan budaya kesiapsiagaan bencana sejak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Camalia, F. M., Yuniningsih, T., & Dwimawanti, I. H. (2022). Kebijakan Sektor Pendidikan Di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Litbang Sukowati: Media Penelitian Dan Pengembangan, 5(2), 59–73. https://doi.org/10.32630/sukowati.v5i2.277

Glavovic, B. (2020). The role of land-use planning in disaster risk reduction: An introduction to perspectives from Australasia. The Australasian Journal of Disaster and Trauma Studies, 2010(1). https://www.researchgate.net/publication/232581114

Gordon, S. P. (2022). Integrating the Experiential Learning Cycle with Educational Supervision. Journal of Educational Supervision, 5(3). https://doi.org/10.31045/jes.5.3.1

Hikmah Ramadanti. (2025). Identifikasi Daerah Rawan Bencana Tanah Longsor serta Upaya Penanggulangannya di Kabupaten Gunungkidul. Journal of Land Information Technologi, 2(2), 19.

Krishna, R. N., Spencer, C., Ronan, K., & Alisic, E. (2022). Child participation in disaster resilience education: potential impact on child mental well-being. Disaster Prevention and Management: An International Journal, 31(2), 134–143. https://doi.org/10.1108/DPM-03-2021-0110

Lyles, L. W., Berke, P., & Smith, G. (2014). Do planners matter? Examining factors driving incorporation of land use approaches into hazard mitigation plans. Journal of Environmental Planning and Management, 57(5), 792–811. https://doi.org/10.1080/09640568.2013.768973

Masten, A. S. (2021). Resilience of children in disasters: A multisystem perspective. International Journal of Psychology, 56(1), 1–11. https://doi.org/10.1002/ijop.12737

McGowen, M. A., & Davis, G. E. (2022). A Numerical Indicator of Student Cognitive Engagement and Mathematical Growth. International Electronic Journal of Mathematics Education, 17(1), em0669. https://doi.org/10.29333/iejme/11473

Oecd. (2024). What Does Child Empowerment Mean Today? Education Riset and Innovation. https://doi.org/10.1787/8f80ce38-en

Proulx, K., & Aboud, F. (2019). Disaster risk reduction in early childhood education: Effects on preschool quality and child outcomes. International Journal of Educational Development, 66, 1–7. https://doi.org/10.1016/j.ijedudev.2019.01.007

Sahara, A., Aliyyah, R. R., Guru, P., Dasar, S., & Islam, A. (2021). Mutu Pendidikan Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Universitas Djuanda, 2(5), 13. https://npd.kemdikbud.go.id

Utama, W., & Rahayu, W. (2024). Study Mitigation Disaster for Early Childhood in Indonesia: A Systematic Literature Review. Evolutionary Studies in Imaginative Culture, 8(2), 12.

Zilka, G. C. (2022). Empowerment and Development of Self-Leadership of Children and Youths Lile’s Story. International Education Studies, 15(4), 83. https://doi.org/10.5539/ies.v15n4p83.

Downloads

Published

2025-10-10

Issue

Section

Articles