Optimalisasi UPPKA Berbasis Produksi Cemilan Sehat, Pencegah Stunting dan Peningkatan Ekonomi Kesejahteraan
DOI:
https://doi.org/10.31004/ad7xs091Keywords:
Stunting, Pemberdayaan Perempuan, UPPKA, Camilan Sehat, Kesejahteraan EkonomiAbstract
Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan serius di Indonesia karena berdampak jangka panjang terhadap perkembangan kognitif, produktivitas, serta risiko penyakit kronis. Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, merupakan salah satu lokus penanganan stunting dengan masih ditemukannya balita stunting pada tahun 2025. Program PROCES PASTI (Optimalisasi UPPKA Berbasis Produksi Camilan Sehat) dikembangkan untuk menjawab tantangan tersebut dengan memberdayakan kelompok UPPKA melalui pemanfaatan pangan lokal, khususnya daun kelor dan ikan lele. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan pengolahan pangan sehat menjadi camilan sehat, penyediaan teknologi inovasi (alat tepat guna), penguatan kapasitas dalam aspek pengemasan, legalitas, serta strategi pemasaran. Hasil program menunjukkan peningkatan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah camilan sehat bergizi, proses terbentuknya unit usaha camilan sehat yang berkontribusi pada peningkatan pendapatan keluarga, serta meningkatnya pengetahuan ibu tentang gizi seimbang untuk pencegahan stunting. Selain itu, kohesi sosial dan semangat gotong royong antaranggota UPPKA semakin kuat, menjadikan perempuan desa sebagai agen perubahan dalam ketahanan pangan keluarga. Program ini juga membuka peluang integrasi dengan UMKM dan koperasi desa untuk keberlanjutan usaha. Dengan demikian, PROCES PASTI membuktikan bahwa integrasi edukasi gizi, pelatihan keterampilan, dan pengembangan usaha pangan lokal dapat mendukung pencapaian SDGs, menciptakan peluang ekonomi melalui unit usaha camilan sehat. Dalam jangka panjang, penciptaan ekosistem kewirausahaan berbasis pangan lokal yang mendukung ketahanan pangan, perbaikan status gizi, dan penguatan ekonomi desa secara menyeluruh.
Downloads
References
Aritonang, Juneris, Surya Anita, and Sinarsi Meliala. 2024. “Optimalisasi Peran Dapur Sehat, Generasi Bebas Stunting (Operan Genting).” Jurnal SOLMA 13(3): 2020–27. doi:10.22236/solma.v13i3.16439.
Damayanti, Amilia Yuni, Qurrota A’yun, Millatul Fatkhiyah, Ifadah A Daaimatul, Nadia Salsabila, Cholila Saphira, and Universitas Darussalam Gontor. “Pengembangan Dan Pendampingan Pengolahan Ikan Lele Sebagai Peningkatan Ekonomi Dan Gizi Di Gontor Putri.” Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 14(1): 161–66. http://journal.upgris.ac.id/index.php/e-dimas.
Dayar, Mohammad Baladdudin, Aulia Daisy Arsy Syafitri, Thalia Damayanti, Ivan Mahendra Wirapradipta, Hafifah Isma Ningrum B., and Jerin Amelia Margaretha. 2024. “Digitalisasi Marketing UMKM (Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah) Pangan Lokal Desa Mendukung Ketahanan Pangan.” International Journal of Community Service Learning 8(4): 455–66. doi:10.23887/ijcsl.v8i4.84705.
Framesthi, Dyah Bayu, Dermawan Supriatna, Ade Sudrajat, Ari Safrizal Wildan, Politeknik Pajajaran, Stia Cimahi, and Universitas Langlangbuana. 2024. 3 MOTHERS AND HEALTH LITERACY: THE KEY TO STUNTING PREVENTION IN FAMILIES (A Literature Review). https://www.who.int/.
Gopalakrishnan, Lakshmipriya, Kruthi Doriya, and Devarai Santhosh Kumar. 2016. “Moringa Oleifera: A Review on Nutritive Importance and Its Medicinal Application.” Food Science and Human Wellness 5(2): 49–56. doi:10.1016/j.fshw.2016.04.001.
Kusumaningrum, Retno, Richa Yuswantina, and Umi Aniroh. 2016. “Perbedaan Efektivitas Massage Effluerage Di Punggung Dengan Abdomen Terhadap Lama Pengeluaran ASI Ibu.” Jurnal Kebidanan (September): 60–65.
Lumbantoruan, Mestika, Asima Sirait, and Juneris Aritonang. 22AD. “PENDAMPINGAN CARA PEMBERIAN MAKAN PADA ANAK TERDAMPAK STUNTING.” Jurnal Abdimas Mutiara 3(1): 316–20.
Manita, Yuni Arroh, Panji Nauval Akbar, Muhamad Fathur Rahman, Pipit Ida Rosanti, and Candra Dewi Rahayu. 2022. “Optimalasi Kader Dashat (Dapur Sehat Stunting) Untuk Pengendalian Stunting.” Jurnal Peduli Masyarakat 4(3).
Melati, Melati, Eva Gustiana, Yulia Nuryanti, Mirna Falah, Rifa Fauziyah, Nurulita Fitriani, Handayani Nadia, Fadly Faturohman, and Resmania. 2025. “Pendampingan Umkm Ubi Mustofa Melalui Pemberdayaan Wanita Tani Desa Panawuan.” BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 6(1): 107–13. doi:https://doi.org/10.31949/jb.v6i1.11157.
Mujahidin, Mujahidin, Asriadi Arifin, Andi Parengrengi, Haryanti Haryanti, Risma Risma, Nur Nihlah, Tiara Tiara, et al. 2025. “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Partisipasi Dalam Desa Cenrana, Kabupaten Sidenreng Rappang.” Jurnal Abdimas Indonesia 5(1). doi:2797-2887.
Napitupulu, Evi, Nurhawati Simamora, Mega Sihombing, and Zuhrida Gorat. 2021. “PENGARUH KUALITAS PRODUK, PROMOSI, DAN KEMASAN MINAT BELI PRODUK MABRUSCHETTA.” Jurnal TEKESNOS 3(2): 425–32.
Prendergast, Andrew J., and Jean H. Humphrey. 2014. “The Stunting Syndrome in Developing Countries.” Paediatrics and International Child Health 34(4): 250–65. doi:10.1179/2046905514Y.0000000158.
Siallagan, Ance, Jagentar Pane, Murni Sari Dewi Simanulang, and Veronika Damanik. 2023. “Status Gizi Dan Pola Makan Pada Anak.” Jurnal Gawat Darurat 5(2): 99–106. https://journal2.stikeskendal.ac.id/index.php/jgd/article/view/1889.
Sitorus, Friska, Dewi Bancin, and Surya Anita. 2022. “Edukasi Tentang Gizi Pada Balita Di Kecamatan Secanggang Langkat.” Jurnla Abdimas Mutiara 3(2): 158–65.
Tuloli, Teti S, Basri K Sarinah, and Siti RP Th. Kum. 2022. “Literasi Gizi Pada Ibu-Ibu Untuk Mencegah Stunting Melalui Pemanfaatan Kelor Dalam Olahan Puding Di Desa Permata Kecamatan Tilongkabila.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society 1(3): 92–102. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/Jpmf.
World Health Organization. 2015. “WHO | Stunting in a Nutshell.” Who.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Surya Anita, Juneris Aritonang, Evi Enitari Napitupulu, Yuliarta Kristina Sianipar, Manisari Loi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












