PKM Edukasi Anak Usia Dini di TK Kemala Bhayangkari Pekanbaru Tentang Perilaku Kesehatan

Authors

  • Rahmi Pramulia Fitri Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Author
  • M. Al Afgany Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Author
  • Lailatul Najmi Institut Kesehatan Payung Negeri, Pekanbaru, Indonesia Author
  • Saskia Al Risa Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Author
  • Dwi Aryaningsih Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Author
  • Bella Oktaviani Putri Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Author
  • Tania Margaretha S Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Author
  • Pinarsinta Donna Friska S Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Author

DOI:

https://doi.org/10.31004/gakxj725

Keywords:

PHBS , CTPS , Anak prasekolah , Edukasi kesehatan , Kebersihan tangan

Abstract

Program asistensi mengajar merupakan salah satu bentuk implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan memberikan pengalaman kontekstual kepada mahasiswa dalam dunia pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat di TK Kemala Bhayangkari 02 Brimob Pekanbaru dengan fokus edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya menjaga kesehatan gigi pada anak usia dini. Metode yang digunakan bersifat edukatif-partisipatif, meliputi penggunaan lagu edukasi, media visual berupa poster, alat peraga nyata (sikat gigi dan pasta gigi), serta simulasi praktik menyikat gigi secara langsung. Kegiatan ini dirancang sesuai prinsip pembelajaran anak usia dini yang mengedepankan pendekatan bermain sambil belajar. Hasil observasi menunjukkan bahwa mayoritas siswa mampu mengingat dan mempraktikkan kembali urutan menyikat gigi dengan benar. Anak-anak juga menunjukkan antusiasme tinggi dan mulai meniru kebiasaan tersebut dalam rutinitas harian sekolah. Poster edukasi yang dipasang di lingkungan sekolah turut memperkuat pengingatan dan keterlibatan wali murid. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan kebiasaan hidup sehat jangka panjang. Asistensi ini membuktikan efektivitas kolaborasi antara mahasiswa dan sekolah dalam mengembangkan edukasi promotif yang kontekstual dan aplikatif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2009). Pedoman Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Tatanan Sekolah. Depkes RI.

Djuwadi, G., & Kholidah, D. (2020). Pengaruh Media Promosi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Cuci Tangan Pakai Sabun. Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia, 8(1), 82–8.

Morris, T. H. (2020). Experiential learning–a systematic review and revision of Kolb’s model. In Interactive Learning Environments (Vol. 28, Issue 8). https://doi.org/10.1080/10494820.2019.1570279

Pratami, A. R., & Nugraheni, N. (2024). Pengenalan Kebiasaan Cuci Tangan Dengan Sabun Sebagai Inisiatif Kesehatan di Sekolah Dasar. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 1(10), 25–33.

Rambe, M. S., & Yarni, N. (2019). PENGARUH GAYA BELAJAR VISUAL, AUDITORIAL, DAN KINESTETIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMA DIAN ANDALAS PADANG. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 2(2). https://doi.org/10.31004/jrpp.v2i2.486

Supit, D., Melianti, M., Lasut, E. M. M., & Tumbel, N. J. (2023). Gaya Belajar Visual, Auditori, Kinestetik terhadap Hasil Belajar Siswa. Journal on Education, 5(3). https://doi.org/10.31004/joe.v5i3.1487

Suyadi, & Ulfah, M. (2013). Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini. PT Remaja Rosdakarya.

Syamsidar, Maruf, U. M. M., & Hustim, R. (2018). Pembelajaran Fisika Berbasis Cone of Experience Edgar Dale. Jurnal Pendidikan Fisika, 6.

Downloads

Published

2025-10-02

Issue

Section

Articles