Pemberdayaan Perempuan Desa Bayem Taman Melalui Produksi Lilin Aromaterapi Berbasis Minyak jelantah
DOI:
https://doi.org/10.31004/fsj98t55Keywords:
Pemberdayaan Perempuan, Minyak Jelantah, Lilin AromaterapiAbstract
Permasalahan limbah minyak jelantah yang mencemari lingkungan menjadi isu penting di Desa Bayem Taman. Di sisi lain, rendahnya partisipasi perempuan dalam kegiatan ekonomi produktif masih menjadi tantangan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan desa melalui pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang menekankan keterlibatan aktif peserta sejak tahap identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Sasaran kegiatan adalah ibu-ibu PKK yang dilatih secara langsung dalam proses produksi lilin mulai dari pengolahan minyak bekas hingga pencetakan produk akhir. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai jual. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong kesadaran lingkungan dan potensi ekonomi kreatif berbasis rumah tangga. Lilin aromaterapi yang dihasilkan tidak hanya berfungsi sebagai pengharum ruangan alami, tetapi juga sebagai simbol inovasi lokal yang ramah lingkungan. Kegiatan ini penting karena mampu memberikan solusi ganda terhadap isu lingkungan dan pemberdayaan ekonomi perempuan. Dengan dukungan berkelanjutan, inovasi ini berpotensi menjadi usaha mandiri yang berkelanjutan di tingkat desa.
Downloads
References
Husna, A. & Fatimah, S. (2022). Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah Sebagai Inovasi Produk Ramah Lingkungan. Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 4(2), 123–130.
Kusumawardani, D., Rahmawati, S., & Lestari, A. (2023). Evaluasi Partisipatif dalam Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Lingkungan. Jurnal Pengabdian Sosial Humaniora, 5(1), 45–53.
Lestari, P. & Widodo, A. (2020). Pelatihan Pembuatan Sabun dari Minyak Jelantah Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Perempuan di Kabupaten Sleman. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 87–95.
McTaggart, R. (1991). Principles for Participatory Action Research. Adult Education Quarterly, 41(3), 168–187.
Nugroho, H. & Santosa, D. (2021). Pelatihan Produk Kreatif sebagai Penguatan Kewirausahaan Perempuan Desa. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(1), 76–84.
Pratiwi, D., Haryati, S., & Nurhalimah, R. (2022). Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi dalam Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga. Jurnal Abdimas Kreatif, 6(1), 25–34.
Putri, A. N. & Saputra, R. D. (2020). Edukasi Daur Ulang Minyak Jelantah untuk Produk Ramah Lingkungan. Jurnal Ekologi dan Edukasi Lingkungan, 6(2), 101–109.
Sari, M. D., Ramadhan, R. A., & Putri, N. P. (2021). Pengolahan Limbah Minyak Goreng Bekas Menjadi Produk Bernilai Ekonomis. Jurnal Lingkungan dan Inovasi, 4(3), 112–120.
Supriyadi, R. & Handayani, T. (2021). Pendekatan Partisipatif dalam Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan. Jurnal Sosial Humaniora, 13(1), 55–65.
Susanti, F. & Nugroho, B. (2020). Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Berbasis Potensi Lokal. Jurnal Abdi Masyarakat, 2(2), 88–96.
Wahyuni, S., Arifin, B., & Nasution, D. (2020). Analisis Potensi Pengelolaan Limbah Minyak Jelantah oleh Komunitas Lokal. Jurnal Lingkungan dan Pengabdian, 4(3), 134–142.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dewi Susilo Reni, Nur Ifan Syah, Farihatun Nuraisyah, Dewi Safitri, Yuni Dwi Lestari, Siti Miftah Mustofiyah, Annisa Sholihatun Nastiti, Yuliang Angga Pratama, Muhammad Jalaludin, Ahmad Nur Kholis, Fikri Almer Zada, Muhammad Iqbal Maulana, Irma Noviani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












