Edukasi Guru Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Berbasis Kesehatan dan Agama
DOI:
https://doi.org/10.31004/j9psfj53Keywords:
Edukasi guru, kesehatan reproduksi remaja, kesehatan, agamaAbstract
Permasalahan kesehatan reproduksi remaja menjadi isu global yang semakin kompleks, termasuk di lingkungan pendidikan berbasis agama seperti madrasah. Minimnya literasi guru terkait pendidikan kesehatan reproduksi, ditambah dengan masih dianggap tabu-nya pembahasan isu ini, menjadi hambatan dalam penyampaian informasi yang benar dan sesuai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di MTs Nuruddin, Desa Sungai Sarik, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam memberikan edukasi kesehatan reproduksi berbasis kesehatan dan agama. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dan pelatihan dengan pendekatan interaktif dan kontekstual. Kegiatan ini diikuti oleh 23 guru, terdiri dari 6 laki-laki dan 17 perempuan. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan, dengan rata-rata peningkatan lebih tinggi pada guru perempuan. Selain peningkatan pengetahuan, guru juga menunjukkan perubahan sikap dan kesiapan mengintegrasikan isu kesehatan reproduksi dalam pembelajaran berbasis nilai Islam. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan integratif antara aspek medis dan nilai agama efektif untuk menjawab kebutuhan pendidikan kespro remaja di madrasah. Kegiatan ini penting sebagai langkah strategis membekali guru agar dapat menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi remaja yang sehat dan bermoral.
Downloads
References
Afandi, A., & Marlina, L. (2020). Pendidikan Seksual dalam Perspektif Islam: Relevansi dalam Pendidikan Remaja. Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 45–59.
BKKBN. (2023). Data Kehamilan Remaja di Indonesia Tahun 2022.
Dewi, N., & Handayani, L. (2020). Modul Edukasi Kespro untuk Guru di Pesantren. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Islam, 4(2), 85–93.
DHS. (2017). Indonesia DHS key indicators.
Fitriani, N., Rahmah, S., & Wulandari, D. (2023). Penguatan Peran Guru dalam Pendidikan Seks Berbasis Islam. Jurnal Pengabdian Masyarakat Islam, 5(2), 113–121.
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2023.
Nurhidayah, A., Putri, M., & Harahap, R. (2021). Pendidikan Seks pada Remaja di Lingkungan Pesantren. Jurnal Pendidikan Agama Dan Reproduksi, 3(1), 55–63.
Purbowati, A. (2020). Fertilitas Remaja Di Indonesia: Hubungan Antara Melahirkan Pada Usia Remaja Dan Capaian Pendidikan Wanita. Jurnal Kependudukan Indonesia, 14(2), 153. https://doi.org/10.14203/jki.v14i2.391
Putri, D. S., & Nurlaili, I. (2021). Kompetensi Guru dalam Memberikan Pendidikan Kesehatan Reproduksi di Sekolah. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 9(2), 115–122.
Rahayu, T. (2022). Pendidikan Seksual dan Peran Guru di Sekolah Berbasis Agama. Jurnal Pendidikan Dan Dakwah, 6(1), 48–57.
Sari, R. P., & Astuti, V. W. (2022). Teenage Pregnancy in Indonesia: Determinants and Outcomes. Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(3), 949–956. https://doi.org/10.30604/jika.v7i3.1258
Syafe’i, A. (2019). Integrasi Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Nilai-nilai Islam dalam Kurikulum. Jurnal Ilmu Tarbiyah, 25(3), 213–225.
UNESCO. (2018). International Technical Guidance on Sexuality Education: An Evidence-Informed Approach.
WHO. (2022). Adolescent Sexual and Reproductive Health.
WHO. (2024). Adolescent pregnancy fact sheet.
Zahroh, N., & Muflihah, I. (2020). Efektivitas Pendidikan Seksual Berbasis Nilai Keislaman. Al-Tarbiyah Journal, 7(1), 23–34.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ani Triana, Pandu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












