Pemberdayaan Kampung Budaya Batu Urip melalui Edukasi Permainan Tradisional sebagai Media Penanaman Nilai Karakter Bangsa Ramah Anak

Authors

  • Isbandiyah Isbandiyah Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Universitas PGRI Silampari Author
  • Yohana Satinem Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Universitas PGRI Silampari Author
  • Rani Okta Felani Program Studi Teknologi Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas PGRI Silampari Author https://orcid.org/0009-0007-4027-6051
  • Krisna Tri Salsabilla Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Universitas PGRI Silampari Author
  • Reynaldi Bintang Herlyansah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Universitas PGRI Silampari Author
  • Rahman Hakim Program Studi Teknologi Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas PGRI Silampari Author

DOI:

https://doi.org/10.31004/krgytk21

Keywords:

Pemberdayaan , Permainan Tradisional , Karakter , Ramah Anak

Abstract

Kampung Budaya Batu Urip merupakan salah satu kawasan yang memiliki potensi besar dalam pelestarian nilai-nilai budaya lokal, termasuk permainan tradisional yang sarat akan pesan moral dan karakter bangsa. Namun, perkembangan zaman dan dominasi teknologi digital telah menyebabkan terpinggirkannya permainan tradisional dari kehidupan anak-anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelestarian budaya lokal serta perlunya media edukatif yang mampu menanamkan nilai karakter bangsa sejak usia dini dengan pendekatan yang ramah anak. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberdayakan masyarakat Kampung Budaya Batu Urip melalui revitalisasi permainan tradisional sebagai media pembelajaran yang menyenangkan, edukatif, dan bernilai karakter. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi observasi awal, sosialisasi dan pelatihan kepada warga, pendampingan langsung pada kegiatan permainan tradisional, serta evaluasi partisipatif bersama warga dan anak-anak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat, khususnya anak-anak dan orang tua, menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan. Permainan tradisional yang diperkenalkan mampu menjadi sarana interaksi antargenerasi, menumbuhkan nilai gotong royong, sportivitas, tanggung jawab, serta cinta terhadap budaya lokal. Kegiatan ini berhasil membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian budaya sekaligus menciptakan ruang edukasi yang aman, inklusif, dan ramah anak di lingkungan Kampung Budaya Batu Urip.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Apriati, Y., Azkia, L., & Alfisyah, A. (2021). Pendidikan sosial budaya berbasis permainan rakyat di masyarakat lahan basah. EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 3(6), 4952–4960. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.1489

Asih, S. W., & El-Yunusi, M. Y. M. (2024). Permainan Tradisional dalam Membentuk Karakter Anak Usia Dini. Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 13(1), 150. https://doi.org/10.31000/ceria.v13i1.10604

Cendana, H., & Suryana, D. (2021). Pengembangan permainan tradisional untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 771–778. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.1516

Etika Maherty. (2023). Kajian Penerapan Konsep Restorasi pada Kawasan Percandian Muaro Jambi. Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, 18(2), 45–51. https://doi.org/10.29313/jpwk.v18i2.2386

Hengky Remora, Wawan Syafutra, & Doni Atmanegara. (2025). Pendampingan permainan tradisional di Batu Urip. PKM Linggau: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 90–93. https://doi.org/10.55526/pkml.v2i3.415

Nugroho, T. A., Y, C., T, G. B., & Astuti, R. N. (2022). Permainan tradisional sebagai media perkembangan sosial dan meningkatkan kemampuan dasar anak. Jurnal Bina Desa, 4(1), 83–88. https://doi.org/10.15294/jbd.v4i1.20960

Satinem, Agus S, Rani OF, Rifqi GAS, S. S. (2025). Literasi Digital dan Implementasi Kurikulum Merdeka di PAUD. PT. Pena Persada Kerta Utama.

Selviana, S., Nilawati Astini, B., Rachmayani, I., & Nurhasanah, N. (2022). Identifikasi permainan tradisional untuk meningkatkan perkembangan anak usia dini di kota Mataram. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(3c), 1797–1802. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i3c.772

Susilo, Agus & Wulansari, R. (2019). Kuliah Lapangan Sejarah Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter Mahasiswa STKIP PGRI Lubuklinggau. Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah, 8(2), 1–17.

Susilo, A., & Irwansyah, Y. (2019). Pendidikan dan kearifan lokal era perspektif global. SINDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Kajian Sejarah, 1(1), 1–11. https://doi.org/10.31540/sdg.v1i1.193

Syafutra, W., Remora, H., & Sovensi, E. (2022). Pendokumentasian permainan rakyat dan olahraga tradisional sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah batu urip kota Lubuklinggau. Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM), 3(2), 108–118. https://doi.org/10.52060/jppm.v3i2.917

Ulva, N., Halifah Mustami, M., & Aksa, N. (2022). Revitalisasi Kawasan Bersejarah Sebagai Objek Wisata. Journal of Social Knowledge Education (JSKE), 3(1), 1–5. https://doi.org/10.37251/jske.v3i1.399

Wijayanti, R. (2018). Permainan tradisional sebagai media pengembangan kemampuan sosial anak. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1). https://doi.org/10.17509/cd.v5i1.10496

Downloads

Published

2025-08-11

Issue

Section

Articles