SIGAP (Sosialisasi dan Informasi Gawat Preeklamsia): Menekan RisikoPreeklamsia Sejak Dini
DOI:
https://doi.org/10.31004/mqdp0628Keywords:
Preeklamsia , Sosialisasi , Deteksi dini , Kesehatan maternalAbstract
Preeklampsia menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal, khususnya di
Indonesia. Kondisi ini umumnya terjadi setelah usia kehamilan 20 minggu, ditandai dengan
peningkatan tekanan darah dan keberadaan protein dalam urin. Kurangnya pemahaman ibu hamil
mengenai gejala dan risiko preeklampsia kerap menyebabkan keterlambatan dalam deteksi dan
penanganan, yang pada akhirnya dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin. Sebagai bentuk
kontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan ibu hamil, program pengabdian masyarakat
bertajuk SIGAP (Sosialisasi dan Informasi Gawat Preeklampsia) dilaksanakan dengan tujuan
utama untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap preeklampsia.
Program ini mengedepankan pendekatan edukatif melalui kegiatan penyuluhan dan distribusi
materi informasi kepada kelompok sasaran, yaitu ibu hamil, keluarga, dan kader kesehatan di
wilayah intervensi. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, diskusi kelompok,
demonstrasi pemeriksaan tekanan darah secara mandiri, serta pembagian leaflet edukatif. Kegiatan
ini ditujukan kepada berbagai lapisan masyarakat, termasuk ibu hamil dan menyusui, kader
posyandu, dan tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan primer. Evaluasi program dilakukan melalui
pre-test dan post-test yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam tingkat pengetahuan peserta
setelah mengikuti kegiatan. Skor pengetahuan meningkat signifikan dari 30 ± 10 % menjadi
85 ± 8 % (p < 0,001). Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan berkomitmen menerapkan
informasi yang diperoleh Hasil ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis edukasi melalui
program SIGAP memiliki potensi yang besar dalam menurunkan risiko preeklampsia di
masyarakat dan turut berkontribusi dalam peningkatan kualitas kesehatan ibu hamil di Indonesia.
Downloads
References
Amdadi, Zulaeha A., Afriani Afriani, and Fitriati Sabur. 2020. “Upaya Deteksi Dini Preeklampsia
Bagi Ibu Hamil Dengan Menggunakan Metode Penilaian Mean Arterial Pressure (Map) Di
Wilayah Kerja Puskesmas Cendrawasih Kota Makassar.” Media Implementasi Riset
Kesehatan 1(2):7–11. doi: 10.32382/mirk.v1i2.1490.
Andriani, Rini, Murdiningsih Murdiningsih, and Sendy Pratiwi Rahmadhani. 2022. “Hubungan
Karakteristik Ibu Dengan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil.” Jurnal ’Aisyiyah Medika
(2):137–47. doi: 10.36729/jam.v7i2.861.
Dwi Norma Retnaningrum, Wenny Rahmawati, and Alfima Rahasti. 2021. “Effect Of Virgin Olive
Oil (EVOO) On Placenta Weight and Fetal Weight in Preeclampsia Model Wistar Rats.”
Embrio 13(2):115–24. doi: 10.36456/embrio.v13i2.3699.
Hasliani, Andi, and Rahmawati Rahmawati. 2019. “Pendidikan Kesehatan Pada Ibu Hamil
Trimester I Terhadap Upaya Pencegahan Preeklampsia Di Puskesmas Bangkala Kabupaten
Jeneponto.” Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar 14(2):135. doi:
32382/medkes.v14i2.1112.
Kencana Dewi, Ni Made Rarasitha. 2021. “Pola Pengobatan Antihipertensi Pada Pasien
Preeklampsia Di Rumah Sakit Harapan Bunda.” Jurnal Sosial Sains 1(7):637–44. doi:
59188/jurnalsosains.v1i7.143.
Kurniadi, Arif, Dyah Ernawati, Kismi Mubarokah, and Oki Setiono. 2023. “Pengembangan
Aplikasi Jagabunda Sebagai Pendampingan Ibu Hamil Dalam Upaya Penurunan Kematian
Ibu Dan Bayi.” Jurnal Kesehatan Vokasional 8(1):37. doi: 10.22146/jkesvo.76549.
Kurniawan, Arif, Colti Sistiarani, and Elviera Gamelia. 2023. “Pengaruh Pelatihan Deteksi Dini
Kehamilan Risiko Tinggi Terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap, Motivasi Dan
Keterampilan Kader Kesehatan.” Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat 12(06):496–502. doi:
33221/jikm.v12i06.2332.
Marbun, Uliarta, and Irnawati Irnawati. 2023. “Edukasi Bahaya Dan Pencegahan Preeklampsia
Pada Kehamilan.” Abdimas Polsaka 2:64–69. doi: 10.35816/abdimaspolsaka.v2i1.36.
Mutia, Liza. 2023. “Edukasi Bahaya Preklamsia Disertai Dengan Pemeriksaan Tekanan Darah,
Protein Urine Dan Asam Urat Pada Masyarakat Di Desa Buntu Bedimbar Kec. Tanjung
Morawa.” Jurnal Mitra Prima 5(1):1–5. doi: 10.34012/mitraprima.v5i1.3521.
Setyaningsih, Agus, Zulliati Zulliati, and Nurul Hidayah. 2023. “Efektifitas Edukasi Kesehatan
Tentang Penggunaan Skrining Pre Eklamsia Terhadap Keterampilan Kader Dalam
Mendeteksi Ibu Hamil Resiko Tinggi Di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Tanta.” Jurnal
Rumpun Ilmu Kesehatan 4(1):164–76. doi: 10.55606/jrik.v4i1.2868.
Setyawati, Anita, Restuning Widiasih, and Ermiati Ermiati. 2018. “Faktor-Faktor Yang
Berhubungan Dengan Kejadian Preeklampsia Di Indonesia.” Jurnal Perawat Indonesia
(1):32. doi: 10.32584/jpi.v2i1.38.
Setyorini, Dhiana, Intim Cahyono, Yessy Dessy Arna, and Adivtian Ragayasa. 2022.
“Empowerment Of Health Careers With The DABA Method To Reduce Maternal And Infant
Mortality Rate (Early Detection Of The Risk Of Eclampsia And Post Partum Blooding) In
Jurnal Medika: Medika Vol.4 , No. 3 2025, Hal.231-239
E-ISSN 2985-7295 239
The City Of Surabaya.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan 8(4):346–50. doi:
33023/jpm.v8i4.1324.
Susanti, Ayu Juwita, Erna Rahma Yani, and Ika Yudianti. 2022. “Preeclampsia Screening with
Mean Arterial Pressure (MAP).” Jurnal Kebidanan Midwiferia 8(1):82–90. doi:
21070/midwiferia.v8i1.1634.
TA, Yanuarini, and Kristianti S. 2021. “Pendampingan Kader Pada Ibu Hamil Preeklamsi.” Jurnal
Kebidanan Dan Keperawatan Universitas Kader Bangsa 13(2):1–23.
Virgin, Extra, Olive Oil, and Et All. 2020. “Pengaruh EVOO (.” 11(2). doi:
33859/dksm.v11i2.664.
Wahidmurni. 2017. “済無No Title No Title No Title.” 9:2588–93.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dwi Norma Retnaningrum, Wenny Rahmawati, Yuliyanik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












