Pemberdayaan Keluarga Tentang Toilet Training TerhadapKemandirian Eliminasi Anak PAUD

Authors

  • Magdalena Magdalena Program Studi Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Riau Author
  • Melly Melly Program Studi Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Riau Author
  • Elvina Asnaty Program Studi Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.31004/r2kzc102

Keywords:

Pemberdayaan keluarga, toilet training, kemandirian eliminasi

Abstract

Toilet training merupakan salah satu tugas utama anak pada usia toddler (anak usia 1-3 tahun).
Anak harus mampu mengenali rasa untuk mengeluarkan dan menahan eliminasi serta mampu
mengkomunikasikan sensasi BAK dan BAK kepada orang tua. Anak usia 1-3 tahun menghadapi
konflik antara tuntutan orang tua dengan keinginan dan kemampuan fisik anak. Orang tua
menuntut anak untuk mampu menahan atau mengendalikan keinginan BAB dan BAK, serta
menginginkan anaknya melakukan BAB dan BAK pada tempatnya, sementara anak ingin
mengeluarkan begitu ingin BAB dan BAK. di Indonesia diperkirakan jumlah anak balita 0-4 tahun
yaitu 23.729.583 jiwa. Di Indonesia diperkirakan jumlah balita mencapai 30% dari 250 juta jiwa
penduduk Indonesia. Menurut survey Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) Nasional tahun 2012
diperkirakan jumlah balita yang susah mengontrol BAB dan BAK di usia sampai prasekolah
mencapai 75 juta anak. Tujuan dari kegiatan pengabmas ini adalah Meningkatkan pengetahuan
kelurga dan kemandirian toilet training pada anak. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Februari
s/d September 2024, khalayak sasaran adalah ibu atau pengasuh berjumlah 30 orang. Hasil yang
didapat dalam kegiatan pengabmas ini adalah pengetahuan keluarga cukup sebelum diberi
pengetahuan mengenai toilet training sebanyak 19 keluarga (63,33%), pengetahuan keluarga baik
setelah diberi pengetahuan mengenai toilet training sebanyak 27 keluarga (90%), prilaku eliminasi
anak paud mandiri sebelum diberi pengetahuan kepada keluarga sebanyak 11 orang anak (36,67%),
prilaku eliminasi anak paud mandiri setelah diberi pengetahuan kepada keluarga sebanyak 20 orang
anak (66,67 %).

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

  • Magdalena Magdalena, Program Studi Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Riau

    Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Riau

References

Dinkes Provinsi Riau, (2019). Profil Kesehatan Provinsi Riau Tahun 2019.

Hidayat Aziz Alimul. (2023). Pengantar Ilmu Keperawatan Anak 1. Jakarta: Salemba Medika.

Musfiroh, M. & Lukmanawati, B. (2014). Jurnal Kesehatan Msyarakat: Penyuluhan terhadap Sikap

Ibu dalam Memberikan Toilet Taining pada Anak.

Nursalam. (2013). Asuhan Keperawataan Bayi dan Anak. Jakarta: Salemba Medika

Pekanbaru, D. K. K. (2019). Profil Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Tahun 2019.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Kementerian RI Tahun 2018

Riyadi S dan Sukarmin. (2013). Asuhan Keperawatan pada Anak. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Susilaningrum R, Nursalam dan Sri Utami. (2013). Asuhan Keperawatan Bayi dan Anak. Jakarta:

Salemba Medika.

Suryawan Ahmad dkk (2023). Jurnal Pengaruh pengetahuan ibu terhadap keberhasilan toilet

training pada anak usia prasekolah : Systematik review

Soemiarti. (2015). Pendidikan Anak Pra Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta

Supartini. Y. (2014). Buku Ajar Konsep Dasar Keperawatan Anak. Jakarta: EGC.

Warner, P & Kelly, P (2009). Kiat mengasuh bayi : Segala sesuatu yang perlu diketahui pada

tahun pertama. Jakarta : Arcan

Wong, D.L. (2012). Buku Ajar Keperawatan Pediatrik. Jakarta: EGC

Downloads

Published

2025-07-02

Issue

Section

Articles