Sosialisasi dan Demontrasi Aplikasi Instrumen REEDA-DP KepadaMahasiswa Perawat Kota Jambi
DOI:
https://doi.org/10.31004/hhssxb03Keywords:
Sosialisasi , Demontrasi , Luka Perineum , Aplikasi REEDA-DPAbstract
Persalinan normal adalah proses pengeluaran janin dan placenta melalui jalan lahir atau vagina. Proses ini dapat mengakibatkan terjadinya robekan atau luka perineum, baik secara spontan (rupture) ataupun irisan (episiotomy). Robekan atau luka ini dapat menyebabkan perdarahan, infeksi, disfungsi organ reproduksi wanita dan sepsis. Kondisi ini akan menyebabkan komplikasi lanjut seperti infeksi saluran kemih, maupun jalan lahir. Untuk mencegah hal ini, maka luka perineum harus dirawat dengan baik. Sebelum melakukan perawatan perineum harus mengetahui kondisi perineum berdasarkan Redness, Edema, Ecchymosis, Discharge, dan Approximation/penyatuan depth, pain (REEDA-DP) dalam menilai luka perineum. Penulis sudah melakukan penelitian Research and Development (R&D) yaitu membuat aplikasi instrument REEDA-DP untuk penilaian luka perineum. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mensosialisasikan dan demonstrasi Aplikasi Instrumen REEDA-DP dalam penilaian luka perineum oleh mahasiswa perawat. Kegiatan ini dilakukan beberapa tahap yaitu memberikan materi tentang luka perineum dengan metode ceramah, pretest dan posttest, sosialisasi dan demontrasi pengisian aplikasi REEDA-DP. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 7 dan 21 Mei 2025. Peserta pengabdian adalah mahasiswa keperawatan STIKES Harapan Ibu Jambi 20 orang dan mahasiswa D3 keperawatan STIKES Garuda Putih 25 orang. Hasil dan kesimpulan didapatkan peningkatan pengetahuan mahasiswa sebesar 86% dan mampu menggunakan aplikasi REEDA-DP 100%. Diharapakan pimpinan kampus dapat mengunakan aplikasi REEDA-DP pada proses keperawatan bidang ilmu keperawatan maternitas atau keperawatan kesehatan reproduksi supaya mempermudah mahasiswa menilai luka perineum.
Downloads
References
Alvarenga, M. B., Francisco, A. A., Maria, S., Vasconcellos, J., & Maria, F. (2015). Episiotomy
healing assessment : Redness , Oedema , Ecchymosis ,. 23(1), 162–168.
https://doi.org/10.1590/0104-1169.3633.2538
Bobak. (2010). Marternity Nursing (4th ed.).
Chen, P. C., Chueh, H. Y., & You, S. H. (2022). Clinical outcomes and maternal associated
conditions between antepartum and postpartum-onset of peripartum cardiomyopathy.
Taiwanese Journal of Obstetrics and Gynecology, 61(6), 999–1003.
https://doi.org/10.1016/j.tjog.2022.03.046
Fatmawati, L. (2019). Keperawatan Maternitas I Persalinan. Diktat, 32.
Khasanah, P. U., Lestari, D., Darmawati, D., Ashari, M. A., Kesehatan, P., Khasanah, U., &
Yogyakarta, D. I. (2023). Gambaran Faktor-Faktor Penyebab Perineum Pada Persalianan
Normal Kejadian Ruptur. 9(2), 84–88.
Sulistianingsih, A., & Wijayanti, Y. (2019). Faktor yang Berpengaruh terhadap Perineum pada
Ibu Postpartum Penyembuhan Luka Website : http://jurnal.strada.ac.id/jqwh | Email :
jqwh@strada.ac.id Journal for Quality in Women ’ s Health. 2(1), 11–18.
https://doi.org/10.30994/jqwh.v2i1.22
Susi Widiawati, Maulani, Z. L. Ki. (2024). Pengembangan Instrumen Penilaian Penyembuhan
Luka Perineum Pada Ibu Nifas.
Triwik Sri Mulati, D. S. (2018). Pengaruh Derajat Robekan Perineum Terhadap Skala Nyeri
Perineum Pada Ibu Nifas Di Kabupaten Wonogiri Triwik Sri Mulati, Dewi Susilowati. Urnal
Kebidanan Dan Kesehatan Tradisional, 2, 51–56.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Maulani, Susi Widiawati, Nadila Ratna Herdiani, Imelda Hidtriana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












