Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat Sehat dalam Mencegah Penyakit Melalui Edukasi Pencegahan Penyakit Degeneratif di Selangor, Malaysia
DOI:
https://doi.org/10.31004/nss08w78Keywords:
Penyakit Tidak Menular , Edukasi Kesehatan , Kader Komunitas , Kampanye Digital , Pengabdian InternasionalAbstract
Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi penyebab utama kematian di berbagai negara, termasuk Malaysia. Berdasarkan data Bahagian Kesihatan Awam Selangor tahun 2023, prevalensi PTM meningkat sebesar 15% dalam lima tahun terakhir akibat pola hidup tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap upaya pencegahan. Untuk menjawab tantangan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat internasional ini dilaksanakan di Lembah Jaya Utara, Selangor, Malaysia. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang gaya hidup sehat dan pemberdayaan kader lokal dalam pencegahan PTM. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan berbasis komunitas, pelatihan kader kesehatan, kampanye digital melalui media visual, serta pemeriksaan kesehatan dasar seperti tekanan darah, gula darah, dan asam urat. Evaluasi dilakukan dengan pre-post test serta survei kepuasan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 45% setelah mengikuti edukasi, dan 90% peserta menyatakan puas serta merasa terbantu dengan layanan pemeriksaan kesehatan. Selain itu, kader komunitas mulai aktif memberikan edukasi lanjutan secara mandiri, dan media visual terbukti meningkatkan pemahaman serta daya ingat masyarakat. Kolaborasi antara STIKes Rajekwesi Bojonegoro, Lincoln University College Malaysia, dan masyarakat setempat menjadi kunci keberhasilan intervensi ini. Kesimpulannya, pendekatan berbasis komunitas dan kolaborasi lintas institusi efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pencegahan PTM di wilayah sasaran.
Downloads
References
Chandran, A., Selva Kumar, S., Hairi, N. N., Low, W. Y., & Mustapha, F. I. (2021). Non-communicable disease surveillance in Malaysia: An overview of existing systems and priorities going forward. Frontiers in Public Health, 9, 698741.
Gassner, L., Zechmeister-Koss, I., & Reinsperger, I. (2022). National strategies for preventing and managing non-communicable diseases in selected countries. Frontiers in Public Health, 10, 838051.
Ithnin, M., Mohamad nor, N. ‘Ayn U., Juliana, N., Mohd Effendy, N., Sahar, M. A., Abang Abdullah, K. H., Mohd Aris, M. S., & Mohd Rani, M. D. (2021). Knowledge, attitudes and practices on risk factors of non-communicable diseases (NCDs): a cross-sectional survey among urban and rural adults in Negeri Sembilan, Malaysia. International Journal of Health Promotion and Education, 59(4), 236–246.
KOLAWOLE, T. O., MUSTAPHA, A. Y., MBATA, A. O., TOMOH, B. O., FORKUO, A. Y., & KELVIN-AGWU, M. C. (2023). Evaluating the Effectiveness of Community-Based Health Education Programs in Preventing Non-Communicable Diseases.
Manderson, L., & Jewett, S. (2023). Risk, lifestyle and non-communicable diseases of poverty. Globalization and Health, 19(1), 13.
Marris, P. (2022). Meaning and action: Community planning and conceptions of change. Routledge.
Nordin, A. A., Jawahir, S., Manual, A., Ab Hamid, J., Ab Rahim, I., Noh, S. N. M., Ab Mutalib, N. E., & Bakar, N. S. A. (2025). Non-communicable diseases and their associations with outpatient services utilisation: insight from a population-based survey in Malaysia. BMJ Open, 15(1), e081828.
Pillai, J. (2022). Cultural Mapping: A Guide to Understanding Place, Community and Continuity (: Revised and Updated). Strategic Information and Research Development Centre.
Sadikin, I. S., Lestari, Y. D., & Victor, A. A. (2024). The role of cadre in the community on diabetic retinopathy management and its challenges in low-middle income countries: a scoping review. BMC Public Health, 24(1), 177.
Suhaimi, H. K., Badlishah-Sham, S. F., & Jamil, A. T. (2025). Factors associated with the delivery of specific physical activity advice to patients with non-communicable diseases by primary care physicians in Klang Valley, Malaysia: a cross-sectional study. Malaysian Family Physician: The Official Journal of the Academy of Family Physicians of Malaysia, 20, 11.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Wiwik Utami, Evita MIP, Nur azizah, Rony Setianto, Rahmawati Rahmawati, Titik Nuryanti, Ratih Fadila, Nadia Anggi Aulia, Dey Jita, Sandeep Poodar, Suzanah binti Tamliha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












