Upaya Peningkatan Pendidikan Kesehatan Kolik Infantil Pada Ibu Postpartum
DOI:
https://doi.org/10.31004/j31t9077Keywords:
Pendidikan kesehatan , Pengetahuan , Kolik Infantil dan PospartumAbstract
Tingginya tingkat stres dan depresi postpartum pada ibu berkorelasi dengan meningkatnya frekuensi menangis berlebihan pada bayi, yang secara klinis dapat muncul sebagai kolik bayi. Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai kolik bayi, khususnya pada ibu postpartum. Metode metode KIE (Informasi, Edukasi, dan Komunikasi). Program dilaksanakan di Kelurahan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, pada bulan Januari 2025, dengan melibatkan 35 ibu postpartum sebagai peserta. Materi KIE disampaikan secara terstruktur, membahas penyebab, gejala, serta upaya pencegahan kolik bayi. Penyampaian materi edukasi dilakukan melalui leaflet bergambar yang dibagikan setelah proses persalinan. Media ini dirancang agar mudah dipahami dan diakses oleh para ibu, sehingga dapat meningkatkan efektivitas intervensi. Evaluasi terhadap hasil kegiatan dilakukan melalui kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor pengetahuan peserta meningkat dari 35 sebelum intervensi menjadi 85 setelah sesi KIE. Peningkatan pengetahuan ini menunjukkan bahwa metode KIE efektif dalam meningkatkan kesadaran ibu postpartum mengenai kolik bayi. Diharapkan, melalui edukasi yang tepat, para ibu dapat lebih tanggap dalam mengenali tanda-tanda kolik yang sesuai dengan usia bayi dan dapat mengambil langkah pencegahan sedini mungkin. Dengan demikian, kejadian serta dampak kolik bayi dapat dikurangi, serta hubungan emosional antara ibu dan bayi dapat terjaga dengan baik
Downloads
References
Asniar, K. H. (2020). Pendidikan dan Promosi Kesehatan. . Syiah Kuala: Universitas Press.
Flavia Indrio, V. N. (2023). Infantile Colic and Long-Term Outcomes in Childhood: A Narrative Synthesis of the Evidence . Nutrients, 615.
Induniasih, W. R. (2019). Promosi Kesehatan. Pendidikan Kesehatan Dalam Keperawatan. Yogyakarta: PT. Pustaka Baru.
Mohammadian-Dameski, M. F., & Askari, V. R. (2013). The effect of topical olive oil application on the symptoms of infantile colic: A randomized, double-blind,. Health sience report.
Naufal Dzaki Ibtihal, S. A.-z. (2025). Literature Review: Analisis Pentingnya Dukungan Pada Ibu Saat Postpartum Blues. Indonesian Journal of Science,, 1182-1186.
Notoadmojo, S. (2012). Kesehatan Mayarakat Ilmu dan Seni. Jakarta : Rineka Cipta.
Ong, T. G., & Akobeng, A. K. (2019). Probiotics to prevent infantile colic. . Cochrane Database of Systematic Reviews.
Ranuh, D. I., & Syarif, B. H. (2016). Rekomendasi Gangguan saluran cerna fungsional. Jakarta.
Romdloni, A. P., & Budi, M. (2023). Pengaruh pemberian probiotik limosilactobacillus reuteri dalam tatalaksana kolik infantil . Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 127–137.
Ulfa, P. A. (2024). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Baby Blues Syndrome Pada Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah. 7(4), 807–813. Jurnal ptomotif preventif, 807-813.
Yulianis, Y. F. (2020). Informasi Kesehatan melalui Penyuluhan, Poster dan Leaflet di Dusun Talang Parit Desa Kemingking Dalam Kecamatan Taman Rajo Provinsi Jambi. , 2(2), 157 . Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 157.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nur Ain Desta Sulasdi, Marleni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












