Peningkatan Pengetahuan Santri Tentang Dismenorea Dan Pencegahannya Melalui Tanaman Herbal
DOI:
https://doi.org/10.31004/gkrsdn55Keywords:
Dismenorea, herbal, nyeri haidAbstract
Dismenorea atau nyeri haid merupakan keluhan ginekologi akibat ketidakseimbangan hormon progesteron dalam darah yang umumnya diderita oleh remaja. Dismenorea sangat mengganggu aktivitas belajar remaja sehari-hari karena mengakibatkan nyeri, pusing bahkan pingsan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan santri tentang dismenorea dan cara pencegahannya menggunakan tanaman herbal. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Sekolah Entrepreneur Tahfidz Kekasih Al-Aqsa, Kab. Gowa, Sulawesi Selatan. Adapun metode yang dipergunakan adalah ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Untuk mengukur pengetahuan santri telah dilakukan pre-tes dan post-tes. Soal dibagi menjadi 2 kelompok pertanyaan (10 soal tentang dismenorea dan 10 soal berikutnya tentang tanaman herbal berkhasiat pencegah dismenorea. Kegiatan ini ikuti oleh 45 orang santri yang terdiri dari santri tingkat SMP 20 orang dan SMA 25 orang. Hasil pre-tes menunjukkan bahwa sebagian besar santri (57,78%) tidak bisa membedakan antara nyeri haid dengan nyeri perut sedangkan pengetahuan santri terhadap tanaman herbal berkhasiat pencegah dismenorea juga sangat rendah (44,44). Kegiatan pengabdian ini dinilai berhasil karena hasil post-tes menunjukkan peningkatan nilai akhir yang signifikan. Pengetahuan santri terhadap dismenorea meningkat menjadi 100% sedangkan pengetahuan santri tentang herbal berkhasiat pencegah dismenorea menjadi 93,33%. Kebanyakan dari santri mengetahui bahwa bumbu dapur seperti kunyit, kencur, serai, dan asam jawa dapat dijadikan sebagai obat alternatif pencegah dismenorea. Diharapkan sinergi antara universitas dengan santri dapat lebih ditingkatkan terutama dalam pengolahan sampel herbal guna mendapatkan jamu atau ramuan yang terjaga kualitas dan keamanannya.
Downloads
References
Aisah, S., Ismail, S. & Margawati, A. (2021). Edukasi kesehatan dengan media video animasi: Scoping review. Jurnal Perawat Indonesia, 5(1), 641-655.
Gambar 1. Pemaparan materi terkait gejala dan pencegahan dismenorea serta terapi menggunakan herbal berkhasiat
Gambar 2. Antusiasme santri dalam mengikuti kegiatan penyuluhan
Jurnal Medika: Medika Vol.4, No. 3 2025, Hal.240-245
E-ISSN 2985-7295 245
Bahrami, A., Zarban, A., Rezapour, H., Agha Amini Fashami, A. & Ferns, G. A. (2021). Effects of curcumin on menstrual pattern, premenstrual syndrome, and dysmenorrhea: A triple-blind, placebo-controlled clinical trial. Phytotherapy Research, 35(12), 6954-6962. http://dx.doi.org/10.1002/ptr.7314
Farello, G., Altieri, C., Cutini, M., Pozzobon, G. & Verrotti, A. (2019). Review of the literature on current changes in the timing of pubertal development and the incomplete forms of early puberty. Frontiers in Pediatrics, 7, e147. http://dx.doi.org/10.3389/fped.2019.00147
Firawati. (2020). Hubungan dismenore dengan aktivitas belajar siswi di SMA Negeri 1 Sungguminasa Gowa. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 15(3), 287-290.
Freo, U., Ruocco, C., Valerio, A., Scagnol, I. & Nisoli, E. (2021). Paracetamol: A review of guideline recommendations. Journal of Clinical Medicine, 10(15), e3420. http://dx.doi.org/10.3390/jcm10153420
Gurung, A., Khatiwada, B., Kayastha, B., Parsekar, S., Mistry, S. K. & Yadav, U. N. (2022). Effectiveness of Zingiber officinale (ginger) compared with non-steroidal anti-inflammatory drugs and complementary therapy in primary dysmenorrhoea: A systematic review. Clinical Epidemiology and Global Health, 18, e101152. http://dx.doi.org/10.1016/j.cegh.2022.101152
Haqqul, A., Aprilya, N. & Ageng Septa, R. (2024). The effect of temulawak and ginger herbal drinks on reducing menstrual pain in adolescent girls at UPT Puskesmas Tirtayasa In 2024. Jurnal EduHealth, 15(04), 1084-1091. http://dx.doi.org/10.54209/eduhealth.v15i04
Itani, R., Soubra, L., Karout, S., Rahme, D., Karout, L. & Khojah, H. M. J. (2022). Primary dysmenorrhea: Pathophysiology, diagnosis, and treatment updates. Korean Journal of Family Medicine, 43(2), 101-108. http://dx.doi.org/10.4082/kjfm.21.0103
Kanchibhotla, D., Subramanian, S. & Singh, D. (2023). Management of dysmenorrhea through yoga: A narrative review. Frontiers in Pain Research, 4, e1107669. http://dx.doi.org/10.3389/fpain.2023.1107669
KeMenKes RI. 2019. Hasil utama RISKEDAS 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI. Jakarta.
Mizuta, R., Maeda, N., Tashiro, T., Suzuki, Y., Oda, S., Komiya, M. & Urabe, Y. (2023). Quality of life by dysmenorrhea severity in young and adult Japanese females: A web-based cross-sectional study. PLOS ONE, 18(3), e0283130. http://dx.doi.org/10.1371/journal.pone.0283130
Mohan, M., Hussain, M. A., Khan, F. A. & Anindya, R. (2021). Symmetrical and un-symmetrical curcumin analogues as selective COX-1 and COX-2 inhibitor. European Journal of Pharmaceutical Sciences, 160, e105743. http://dx.doi.org/10.1016/j.ejps.2021.105743
Natsuaki, M. N. (2021). Biologically universal yet ethnically diverse: Puberty and its psychological effect on adolescent girls' mental health. Journal of Adolescent Health, 68(6), 1034-1035. http://dx.doi.org/10.1016/j.jadohealth.2021.03.017
Oktadiana, I. (2023). Pengaruh pemberian ibuprofen dan paracetamol terhadap penurunan nyeri disminorheadi pondok pesantren X. Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 6(1), 8-14. http://dx.doi.org/10.35473/ijpnp.v6i01.2154
Putri, A. I. V., Kuswandi, D. & Susilaningsih, S. (2020). Pengembangan video edukasi kartun animasi materi siklus air untuk memfasilitasi siswa sekolah dasar. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 3(4), 377-387.
Rudatiningtyas, U. F., Fitriyani, T. & Rosita, A. T. (2022). Gambaran kejadian dismenore primer pada santriwati di pondok pesantren Nurus Syifa Purwokerto tahun 2021. Jurnal Bina Cipta Husada: Jurnal Kesehatan dan Science, 18(1), 34-42.
Suhartawan, B., Suyatno, Sapari & Riupassa, H. (2025). Sosialisasi dan pelatihan pembuatan filtrasi air bersih di Kampung Hobong Distrik Sentani, Jayapura. Jurnal Medika: Medika, 4(2), 37-47. http://dx.doi.org/10.31004/a3778229
Suryanti, D., Anggreny, D. E. & Wahyudi, A. (2024). Pemanfaatan kompres air hangat pada remaja dengan gangguan menstruasi. Jurnal Medika: Medika, 3(2), 67-71. http://dx.doi.org/10.31004/cc6q2046
Wolnicka-Glubisz, A. & Wisniewska-Becker, A. (2023). Dual action of curcumin as an anti- and pro-oxidant from a biophysical perspective. Antioxidants, 12(9), e1725. http://dx.doi.org/10.3390/antiox12091725
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lukman, Suwahyuni Mus, Makkasau Plasay

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












