Edukasi Penanganan Anemia pada Remaja Putri di SMA Negeri 5 Kota Padang Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.31004/h6b0pj72Keywords:
Edukasi , Anemia , Remaja PutriAbstract
Prevalensi anemia di kalangan remaja putri di Asia Tenggara dikategorikan sebagai situasi serius dengan angka lebih dari 40 persen. Remaja, terutama yang berjenis kelamin perempuan, merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap kondisi anemia, disebabkan oleh menstruasi yang menyebabkan kehilangan besi yang signifikan. Remaja perempuan yang berada dalam kondisi sehat dan bebas dari anemia akan tumbuh menjadi calon ibu yang sehat dan melahirkan anak-anak yang juga sehat, sehingga inisiatif ini mendukung program 1000 hari pertama kehidupan. Remaja perempuan memiliki kemungkinan menderita anemia sepuluh kali lebih tinggi dibandingkan remaja laki-laki, karena mereka mengalami menstruasi setiap bulan dan berada dalam fase pertumbuhan yang membutuhkan lebih banyak asupan zat besi. Edukasi mengenai penanganan anemia di kalangan remaja perempuan bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang anemia serta konsekuensi yang dihadapi. Target dari kegiatan ini adalah remaja putri di SMA Negeri 5 Kota Padang. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan langsung dan diskusi dalam kelas. Diharapkan peserta dapat lebih memahami dan menyadari pentingnya pencegahan anemia di kalangan remaja perempuan.
Downloads
References
Amir, N., & Djokosujono, K. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan konsumsi tablet
tambah darah (TTD) pada remaja putri di Indonesia: Literatur review. Jurnal Kedokteran
Dan Kesehatan, 15(2), 119–129.
Budiarti, Astrida, Sri Anik, and Ni Putu Gita Wirani. 2021. “Studi Fenomenologi Penyebab
Anemia Pada Remaja di Surabaya.” Jurnal Kesehatan Mesencephalon 6(2).
Daryanti, M. S., & Dwihestie, L. K. (2023). Pemberdayaan Remaja Putri Sadar Anemia Untuk
Generasi Prima. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(5),
-9671. https://doi.org/10.31004/cdj.v4i5.20858
dr. Aras Utami, MPH, AAK, PhD dra. Ani Margawati, M.Kes, MSi.Med dr. Dodik Pramono, and
M.Kes Diah Rahayu Wulandari, SKM. 2021. Permaslahan Gizi pada Remaja Putri Anemia
Pada Remaja Putri. http://repository.unimus.ac.id
Feby Elvira, Fauza Rizqiya. 2022. “Edukasi Gizi Mengenai Anemia Pada Remaja Putri Di Smpn 6
Jakarta.” 1(1): 6–11
Fitriana F, Dwi Pramardika D. Evaluasi Program Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri. MPPKI
(Media Publ Promosi Kesehat Indones Indones J Heal Promot. 2019;2(3):200–7.
https://doi.org/10.56338/mppki.v2i3.807
Laporan Nasional Riskesdas. 2018. “Laporan_Nasional_RKD2018_FIN AL.Pdf.”
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan: 198.
http://labdata.litbang.kemkes.go.id/i mages/download/laporan/RKD/2018/
Laporan_Nasional_RKD2018_FINA L.pdf.
Kemenkes RI. 2020. “Pedoman Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) Bagi Remaja Putri
Pada Masa Pandemi COVID-19.” Kementrian Kesehatan
RI:22. http://appx.alus.co/direktoratgiziweb/ katalog/ttd-rematri-ok2.pdf.
Kusuma, T. U. (2022). Peran Edukasi Gizi Dalam Pencegahan Anemia Pada Remaja Di Indonesia:
Literature Review. Jurnal Surya Muda, 4(1), 61–78.
Nia Musniati, Fitria. 2022. Edukasi Pencegahan Anemia Pada putri. Jurnal Media Karya
Kesehatan Volume 5No 2 November 2022.
Sitanggang, M R1. Sitanggang MR. Faktor Yang Mempengaruhi Anemia Pada Remaja Putri Di
Sma Prima Tembung Tahun 2019. 2019; Available from:
http://repository.helvetia.ac.id/2387/.2019. “Faktor yang Mempengaruhi Anemia Pada
Remaja Putri Di Sma Prima Tembung Tahun 2019.
The World Bank. (2020). Prevalence of anemia among women of reproductive age (% of women
ages 15-49). https://data.worldbank.org/indicator/SH.ANM.ALLW.ZS
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Epi Satria, Hasanalita, Novia Rita Aninora, Rionitara Wikarya, Putri Permata Sari, Afrah Diba Faisal, Yen Risa Sanputri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












