Peningkatan Pengetahuan Remaja tentang Kesehatan Reproduksi dan Konsumsi Tablet Tambah Darah (Fe) melalui Edukasi Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas
DOI:
https://doi.org/10.31004/f07jtb68Keywords:
Edukasi Kesehatan, Kesehatan Reproduksi, Remaja, Tablet Tambah DarahAbstract
Rendahnya pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (Fe) masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang dapat meningkatkan risiko terjadinya anemia, kehamilan usia dini, dan gangguan kesehatan reproduksi. Hasil Survei Mawas Diri (SMD) di wilayah kerja Puskesmas “R” menunjukkan masih terdapat remaja yang memiliki pengetahuan rendah mengenai Infeksi Menular Seksual (IMS), kesehatan reproduksi, dan konsumsi Tablet Tambah Darah (Fe). Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan pentingnya konsumsi Tablet Darah Tambah (Fe) melalui edukasi kesehatan. Metode pelaksanaannya dilakukan melalui penyuluhan kesehatan dengan pendekatan edukatif menggunakan ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, leaflet, dan video edukasi berdasarkan hasil identifikasi masalah dari Survei Mawas Diri. Sasaran kegiatan adalah remaja di wilayah kerja Puskesmas “R”. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai kesehatan reproduksi, pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS), serta pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (Fe) sebagai upaya pencegahan anemia pada remaja. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung dan mampu memahami materi yang diberikan dengan lebih baik. Pendidikan kesehatan terbukti menjadi salah satu upaya promotif yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan anemia. Kegiatan serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara tenaga kesehatan, sekolah, kader kesehatan, dan masyarakat.
Downloads
References
Helmyati, S., Fatmaningrum, W., Sari, H. P., & Kusumastuty, I. (2023). Acceptance of iron supplementation program among adolescent girls in Indonesia: A literature review. Amerta Nutrition, 7(Special Issue), 50–61. https://doi.org/10.20473/amnt.v7i3SP.2023.50-61
Nurfatimah, N., Ramadhan, K., Entoh, C., Kasim, S., & Yusuf, H. (2022). Interactive health education improves adolescent reproductive health knowledge: A community-based intervention. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 21(4), 251–258. https://doi.org/10.30597/mkmi.v21i4.20621
Pratiwi, R., Sari, D. P., & Wulandari, A. (2023). Effectiveness of leaflet-based health education in improving adolescent reproductive health knowledge. Jurnal PROMKES, 11(2), 180–189. https://doi.org/10.20473/jpk.V11.I2.2023.180-189
Silitonga, H. T. H., Hidayat, B., Simanjuntak, E. H., & colleagues. (2024). Knowledge, attitude, intention, and program implementation of iron supplementation among adolescent girls in Indonesia. Journal of Public Health in Africa, 15(Suppl. 1), Article 2998. https://doi.org/10.4081/jphia.2024.2998
Yanisah, B. F., & Widati, S. (2023). Is health education on anemia increasing iron supplementation consumption in adolescent girls? A systematic review. Jurnal PROMKES, 11(Special Issue), 46–51. https://doi.org/10.20473/jpk.V11.I1SI.2023.46-51
UNICEF. (2023). The State of the World's Children 2023: For Every Child, Vaccination (bagian kesehatan remaja dan investasi kesehatan).
World Health Organization. (2024). Anaemia. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/anaemia
Mulugeta, A., Gebremichael, B., & Desta, M. (2023). Factors associated with iron and folic acid supplementation adherence among adolescent girls: A systematic review. BMC Public Health, 23, 2018. https://doi.org/10.1186/s12889-023-16735-8
United Nations Population Fund. (2023). State of World Population 2023: 8 Billion Lives, Infinite Possibilities. https://www.unfpa.org/swp2023
Helmyati, S., Fatmaningrum, W., Sari, H. P., & Kusumastuty, I. (2023). Acceptance of iron supplementation program among adolescent girls in Indonesia: A literature review. Amerta Nutrition, 7(Special Issue), 50–61. https://doi.org/10.20473/amnt.v7i3SP.2023.50-61
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Meda Yuliani, Intan Yusita, Dyah Ayu Fitriani, Tika Lubis, Ina Sugiharti , Dewi Nurlaela Sari , Widya Arumningtyas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












