Upaya Peningkatan Pengetahuan tentang Teknik Massage Effleurage dan Massage Counterpressure Terhadap Intensitas Nyeri pada Persalinan Kala 1 Fase Aktif Kepulauan Riau

Authors

  • Hotmaria Julia DS DS Stikes Hang Tuah Tanjungpinang Author
  • Lili Sartika Stikes Hang Tuah Tanjungpinang Author
  • Wasis Pujiati Stikes Hang Tuah Tanjungpinang Author

DOI:

https://doi.org/10.31004/dxwe2q92

Keywords:

Nyeri, Massage effleurage, Massage counterpressure

Abstract

Nyeri merupakan suatu perasaan atau pengalaman yang tidak nyaman baik secara sensori maupun emosional yang dapat ditandai dengan kerusakan jaringan ataupun tidak (association for the study of pain). Nyeri adalah perasaan tidak menyenangkan dan pengalaman emosional yang dihubungkan dengan aktual atau potensial kerusakan jaringan tubuh. Salah satu Upaya dalam peningkatan pengetahuan dengan melakukan penyuluhan dan pelatihan. Tujuan pengabdian Masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan perawat dan bidan tentang teknik massage effleurage dan massage counterpressure terhadap intensitas nyeri pada persalinan kala 1. Hasil pengabdian Masyarakat Tingkat menunjukkan pengetahuan sebelum diberikan pelatihan terapi massage effleurage dan massage counterpressure menunjukkan sebanyak 61,3% pada kategori sedang dan kategori tinggi 39,6%. Setelah diberikan pelatihan terapi massage effleurage dan massage counterpressure, tingkat pengetahuan menunjukkan sebanyak 38,7 % pada kategori sedang dan kategori tinggi sebanyak 72,4%. Terdapat adanya perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pelatihan terapi massage effleurage dan massage counterpressure.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Karlinah, N., Serudji, J., & Syarif, I. (2015). Pengaruh tehnik akupresur dan TENS terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif. Jurnal Kesehatan Andalas, 4(3).

Mulyani, A. (2018). Pengaruh aplikasi kontraksi nyaman terhadap perubahan intensitas nyeri pada persalinan kala 1 fase aktif di wilayah kerja Puskesmas Cibeureum Kota Tasikmalaya tahun 2017. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi, 17(2), 202-211.

Mutmainnah, A. U., SiT, S., Herni Johan, S. E., SKM, M. S., Llyod, S. S., SiT, S., & Mahakam, A. K. M. (2021). Asuhan persalinan normal dan bayi baru lahir. Penerbit Andi.

Pillitteri, A, & Pillitteri, A. (2010). Maternal and child health nursing: childbearing & amp ; child Realizing Families.NewYork:LippincottWilliams &Wilkins.

Rosalina (2017). Pengaruh massage effleurage terhadap pengaruh rasa nyerapada persalinan kala I fase aktif the effect of effleurage effect on reducepossiblethrought laboratIofactivePhase.”Caring1 (272) :55-61.

Sulistyawati, E dan Esti, N. (2012). Asuhan Kebidanan Pada Ibu Bersalin.Jilid 1 Jakarta : Salemba Medika.

Syamsiah, N., & Muslihat, E. (2015). Pengaruh terapi relaksasi autogenik terhadap tingkat nyeri akut pada pasien abdominal pain Di IGD RSUD Karawang 2014. Jurnal Keperawatan BSI, 3(1).

Trimawati, T. (2016). Efektifitas Metode 5 S (Swaddling, Side/Stomach Position, Sushing, Swinging, Sucking) Terhadap Respon Nyeri Pada Bayi Saat Imunisasi Pentavalen. Jurnal Keperawatan Anak, 3(1), 34-38.

Turlina, L., & Ratnasari, N. V. E. (2015). Pengaruh kompres dingin terhadap penurunan Nyeri persalinan kala I fase aktif Di BPS Ny. Mujiyati kabupaten Lamongan. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 11(2), 143-150.

Van Der Riet, P. (2011). Effleurage and Petrissage: Holistic Practise in Thailand. Contemporary Nurse

Downloads

Published

2023-07-20

Issue

Section

Articles